Sumedang Jadi Rujukan Digital Program MBG kepada Pemda Tangerang

Sumedang – Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati, menerima kunjungan kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang di Command Center Sumedang, Senin (4/5/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka studi tiru terkait implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan di Kabupaten Sumedang dan dinilai berhasil serta inovatif.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda memaparkan secara komprehensif sistem pengelolaan MBG yang terintegrasi dengan platform digital. Salah satu inovasi utama yang diperkenalkan adalah penggunaan aplikasi berbasis web.

Yakni, mbg.sumedangkab.go.id, yang berfungsi untuk memantau aktivitas secara real time, mulai dari pengunggahan menu hingga laporan harian dari seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan sekolah di Kabupaten Sumedang.

“Melalui platform ini, pemerintah daerah dapat memastikan transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program. Saat ini terdapat 144 SPPG di Kabupaten Sumedang, dengan tantangan utama pada konsistensi pelaporan harian dari masing-masing SPPG dan sekolah,” ujar Tuti.

Lebih lanjut, Sekda menjelaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan program MBG tidak terlepas dari peran aktif Satuan Tugas (Satgas) MBG yang memiliki tugas pokok dan fungsi dalam pengawasan serta pengendalian program di lapangan.

“Kami secara rutin melaksanakan monitoring dan evaluasi ke setiap dapur SPPG bersama Satgas MBG. Hal ini penting untuk memastikan operasional berjalan sesuai standar, baik dari sisi keamanan pangan, kebersihan, kandungan gizi, hingga kualitas bahan baku serta proses distribusi makanan kepada para siswa,” jelasnya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, dan SPPG menjadi kunci utama keberhasilan program MBG di Kabupaten Sumedang. Dengan dukungan sistem digital dan pengawasan yang ketat, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi peserta didik sekaligus menjadi model percontohan bagi daerah lain di Indonesia.

Kunjungan kerja tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antardaerah dalam upaya peningkatan kualitas layanan publik, khususnya dalam pemenuhan gizi bagi pelajar melalui program yang terukur, transparan, dan berkelanjutan.

Exit mobile version