SE Bupati Larang Study Tour ke Luar Daerah, Tanjung Duriat Siapkan Paket Field Trip TK/SD di Sumedang

Sumedang – Menyusul terbitnya Surat Edaran (SE) Bupati Sumedang Nomor 8 Tahun 2025 yang melarang satuan pendidikan melaksanakan study tour ke luar daerah, Wisata Tanjung Duriat langsung merespons dengan menyiapkan paket field trip edukatif bagi siswa TK dan SD di wilayah Sumedang.
SE yang ditandatangani Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, pada 27 Februari 2025 itu menegaskan bahwa kegiatan study tour hanya boleh dilakukan di dalam Kabupaten Sumedang. Tujuannya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan menjaga keamanan serta manfaat bagi siswa.
“Study tour agar dilaksanakan di wilayah Sumedang, yaitu ke pusat perkembangan ilmu pengetahuan, pusat kebudayaan, dan destinasi wisata edukatif lokal,” demikian bunyi salah satu poin dalam SE tersebut.
Menanggapi hal ini, Wisata Tanjung Duriat yang berlokasi di pesisir Bendungan Jatigede langsung menyiapkan berbagai program kunjungan edukatif untuk pelajar. Program tersebut dirancang agar siswa tetap bisa belajar di luar kelas namun sesuai dengan ketentuan pemerintah daerah.
“Nilai yang ingin kami berikan sudah jelas, kami ingin memberikan nilai edukasi bagi setiap siswa. Dengan adanya Bendungan Jatigede, siswa-siswi harus tahu sejarahnya, manfaatnya, serta dampaknya yang bisa menjadi peluang di masa depan,” kata General Manager Tanjung Duriat, Nanang Sutarna, saat ditemui di lokasi, Jum’at (2/5/2025).
Program field trip ini meliputi berbagai paket, mulai dari Paket Sehari Bersama Bunda untuk siswa TK dan orang tua, hingga Ceria Belajar SD yang mencakup materi pembelajaran, pendampingan guide, serta aktivitas permainan edukatif.
Manajer Markom dan Creative Tanjung Duriat, Karya Inra, menyebut program ini tak hanya memberikan hiburan, tetapi juga muatan pengetahuan. “Jadi harapannya siswa yang datang ke sini bukan hanya main saja, tetapi ada pengetahuan baru yang bisa didapat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa fasilitas bermain seperti Skuter Zone, Rabbit Garden, dan Playground juga bisa dimanfaatkan sebagai media belajar tambahan. “Wahana anak yang sudah tersedia itu bisa dijadikan komponen dalam proses belajar di luar kelas, khususnya di area wisata Tanjung Duriat,” sambungnya.

Topik yang disampaikan dalam kegiatan field trip antara lain:
- Sejarah Bendungan Jatigede
- Fungsi dan peran bendungan (energi air, pariwisata, dll)
- Observasi flora dan fauna sekitar bendungan
- Topik lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan sekolah
Durasi kegiatan untuk TK maksimal 3 jam, sedangkan untuk SD maksimal 4 jam. Setiap sesi juga dilengkapi dengan games interaktif yang dipandu oleh fasilitator.

Berikut rincian harga paket edukasi:
- Paket Sehari Bersama Bunda (TK & orang tua): Rp 35.000/pasang, sudah termasuk dokumentasi (min. 10 anak)
- Paket Trip SD: Rp 15.000/anak
- Ceria Belajar SD: Rp 25.000/anak (termasuk guide & media ajar)
- Ceria Belajar SD + orang tua: Rp 40.000/anak (min. 25 anak, termasuk guide & media ajar)
Sekolah yang berminat bisa menghubungi admin Tanjung Duriat melalui WhatsApp di nomor 0821-2767-0161 atau mengirim pesan langsung ke akun media sosial resmi @tanjung_duriat minimal tiga hari sebelum kunjungan.
Dengan adanya paket ini, Tanjung Duriat berharap bisa menjadi solusi destinasi edukatif lokal sekaligus mendukung kebijakan pemerintah daerah terkait pelaksanaan study tour di Sumedang.







