Salah Satu Unit Usaha BUMDes Desa Wisata Pasirnanjung, Camping Ground Buka Ruang Nikmati Alam Tanpa Mahal

Sumedang — Mencari tempat berkemah yang nyaman, pemandangan indah, dan ramah di kantong kini semakin mudah ditemukan di Kabupaten Sumedang. Salah satu alternatif terbaik hadir melalui Pasirnanjung Camping Ground, yang merupakan unit usaha resmi di bawah pengelolaan BUMDes Desa Wisata Pasirnanjung, Kecamatan Cimanggung.

Muhammad Nurimba (20), selaku pengelola yang juga bermula dari kegemaran menikmati keindahan alam, kini bertransformasi menjadi salah satu aset unggulan desa yang membuka akses wisata alam bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa biaya yang berlebihan.

“Saya dulunya penggiat alam dan suka naik gunung. Lama-kelamaan hobi itu saya kembangkan menjadi usaha di bawah BUMDes, sekaligus cara saya membagikan keindahan desa kami kepada lebih banyak orang,” ujar Nurimba saat ditemui di lokasi, belum lama ini.

Dalam waktu singkat, tepatnya satu setengah tahun pengelolaan, Pasirnanjung Camping Ground menunjukkan perkembangan yang cukup pesat. Dari yang semula hanya memiliki tiga tenda, kini pihak pengelola sudah menyediakan puluhan tenda siap pakai bagi wisatawan.

Bagi pengunjung yang ingin berlibur praktis tanpa membawa perlengkapan berkemah, tersedia paket lengkap dengan harga terjangkau:

– Paket sewa tenda berkapasitas 4–5 orang: Rp 130.000
– Sudah termasuk fasilitas selimut, tiga matras, dan lampu penerangan
– Akses gratis ke empat unit toilet bersih serta aliran listrik

Sementara itu, wisatawan yang sudah memiliki perlengkapan sendiri cukup membayar retribusi lokasi sebesar Rp 20.000 per orang.

Daya tarik utama lain dari unit usaha BUMDes ini adalah konsepnya yang tenang dan jauh dari kebisingan. Terletak di dataran tinggi dengan hamparan pemandangan perbukitan yang asri, lokasi ini sangat cocok bagi warga perkotaan yang ingin melepas penat tanpa harus masuk jauh ke dalam kawasan hutan.

“Konsep yang kami bangun adalah tempat yang tenang, aman, dan nyaman untuk semua kalangan. Kami ingin menjauhkan pengelolaan ini dari hal-hal yang berpotensi mengganggu kenyamanan berkemah bersama keluarga,” jelas Nurimba.

Akses menuju lokasi pun terbilang mudah, dapat dilalui kendaraan bermotor hingga ke area camping ground. Udara yang sejuk dan suasana khas pedesaan membuat siapa saja yang berkunjung merasa betah berlama-lama.

Meski promosi masih mengandalkan penyebaran brosur dan informasi dari mulut ke mulut, nama Pasirnanjung Camping Ground kini mulai dikenal hingga ke luar wilayah Sumedang. Wisatawan sudah berdatangan dari Jakarta, Tangerang, dan daerah lainnya. Bahkan tidak sedikit pelancong yang hendak melanjutkan perjalanan ke Dieng sengaja mampir ke sini sebagai tempat istirahat sementara.

“Sudah ada tamu dari Jakarta yang datang hingga tiga kali, dan dari Tangerang sudah empat kali berkunjung. Banyak dari mereka merasa menemukan tempat yang pas untuk beristirahat,” tambahnya.

Ke depannya, pengelola berharap unit usaha BUMDes ini dapat terus berkembang. “Penting bagi saya tempat ini tak hanya menjadi tempat wisata, tapi juga membawa dampak ekonomi nyata bagi warga Desa Pasirnanjung. Kami berencana memperluas lahan dan menyempurnakan fasilitas agar semakin banyak orang yang bisa menikmati keindahan tempat ini,” pungkas Nurimba.

Exit mobile version