HiburanJatinangorSumedang

Ratusan Peserta Asal Sumedang dan Bandung Ikuti Turnamen Free Fire Four Seven One Cup di Jatinangor

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Sedikitnya 100 peserta asal Sumedang dan Bandung mengikuti Off Line Mobil Legends Bang-Bang, Turnamen Free Fire Four Seven One Cup di Angkringan 471 Cipajaran Cintamulya Jatinangor Sumedang Jawa Barat (Jabar), Minggu (7/4/2024).

Ketua Pelaksana Turnamen Free Fire Four Seven One Cup Machael Gleen Melvin menyatakan, kegiatan tersebut diikuti oleh 100 peserta dari Sumedang dan Bandung yang dibagi menjadi 24 grup.

Baca Juga :  Donat Kentang Naik Daun di Sumedang, Jadi Primadona Baru di Kalangan Pencinta Kuliner

“Meskipun pertama kali digelar, alhamdulillah mendapatkan animo peserta yang cukup banyak,” ucap Machael.

Kegiatan tersebut, sambung Machael, dilaksanakan sejak pukul 16.00 WIB hingga selesai.

“Para peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp75 ribu dengan mendapatkan soft drink gratis. Bagi peraih juara pertama mendapat hadiah berupa uang Rp550 ditambah merchandise, juara ke 2 Rp350 berikut merchandise dan juara ke 3 mendapat Rp200 ditambah merchandise. Selain itu, ada juga peraih juara kategori most skill.

Baca Juga :  Ratusan Pelajar Hiasi Pagelaran Seni Budaya di Pelataran Geotheater Sumedang

“Kegiatan ini juga terselenggara atas inisiasi Angkringan 471, yang didukung oleh Sak Ghan Boutique dan media partner Tahu Ekspres Indonesia. Kami juga mendapat dukungan dari Karang Taruna Desa Cintamulya,” terangnya.

Baca Juga :  Sumedang Turunkan Kemiskinan 0,29 Poin, Kolaborasi Semua Stakeholder Jadi Kunci

Dikatakannya, kegiatan itu digelar dalam rangka mengembangkan minat bakat masyarakat khususnya generasi muda di cabang olahraga elektronik (e-sport).

“Insya Alloh, kegiatan serupa akan terus digelar setiap tahunnya,” pungkas Machael Glenn Malvin didampingi Ketua Karang Taruna Desa Cintamulya, Ahmad Safari. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button