EkonomiPemerintahan

Pusat Oleh-Oleh Jadi Wadah UMKM Sumedang Tembus Pasar Lebih Luas

Sumedang – UMKM Sumedang terus berupaya memperluas pemasaran produk lokal. Salah satunya dengan menghadirkan pusat oleh-oleh di kawasan pemerintahan Kabupaten Sumedang yang menjadi wadah promosi dan penjualan produk pelaku UMKM, tepatnya di Perempatan Bojong Jalan Sindangtaman.

Koordinator UMKM Sumedang, Nurul Millah, mengatakan keberadaan pusat oleh-oleh ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk membantu pelaku UMKM dalam memasarkan produknya.

“Jadi, pusat oleh-oleh ini merupakan salah satu ikhtiar kita untuk membantu UMKM dalam memasarkan produknya,” kata Nurul kepada Tahu Ekspres, Sabtu (11/10/2025).

Menurutnya, pusat oleh-oleh ini sebelumnya sudah ada dan berjalan. Namun, kini dikelola lebih terpusat di kawasan pemerintahan agar pengelolaannya lebih optimal.

“Selain yang sudah berjalan sebelumnya, pusat oleh-oleh di kawasan sumedang. Sekarang kami ingin agar kegiatannya lebih terpusat lagi, makanya ditempatkan di sini,” ujarnya.

Baca Juga :  Hiek House Kopi Hadir di Pusat Oleh-oleh Sumedang dengan Pemandangan Indah, Usung Konsep Pusat Kopi Lokal

Nurul menjelaskan, dengan keberadaan pusat oleh-oleh di jantung pemerintahan, masyarakat dan pelaku UMKM bisa lebih mudah memasarkan produknya. Pengunjung yang datang pun dapat langsung membeli berbagai produk lokal.

“Masyarakat dan pelaku UMKM bisa lebih leluasa menjual produknya. Pengunjung pun bisa langsung membeli. Produknya bebas, yang penting orang Sumedang bisa memasarkan produknya di sini,” tuturnya.

Ia menambahkan, meski prioritas utamanya untuk UMKM Sumedang, pihaknya juga membuka peluang kolaborasi dengan produk dari daerah lain.

“Ya, prioritasnya memang untuk UMKM Kabupaten Sumedang. Tapi tidak menutup kemungkinan kita juga berbagi atau menampilkan produk dari daerah lain. Karena namanya pusat oleh-oleh, pasti banyak orang yang datang mencari oleh-oleh ke sini,” jelas Nurul.

Baca Juga :  Silaturahim Forum UMKM Sumedang ke KemenkopUKM, Dukungan Penuh Kembangkan Produk Daerah

Hingga saat ini, sudah ada sekitar 180 pelaku UMKM yang menitipkan produknya di pusat oleh-oleh tersebut, dengan total lebih dari 1.600 jenis produk.

“Dari satu pelaku UMKM bisa saja menitipkan hingga 10 jenis produk, seperti keripik, opak, dan berbagai olahan lainnya. Kalau ditotal, jumlahnya sudah mencapai sebanyak itu berdasarkan pendataan terakhir,” ujarnya.

Untuk memastikan stok dan koordinasi berjalan baik, pihaknya melakukan stock opname secara rutin setiap minggu.

“Kalau untuk stock opname, dilakukan seminggu sekali. Di setiap kecamatan juga ada perwakilan yang mengelola produk, jadi di setiap kecamatan di Kabupaten Sumedang pasti ada perwakilannya,” kata Nurul.

Baca Juga :  Silaturahim Forum UMKM Sumedang ke KemenkopUKM, Dukungan Penuh Kembangkan Produk Daerah

Forum UMKM Sumedang sendiri memiliki koordinator hingga tingkat desa, meski belum semuanya aktif karena berbagai kendala di lapangan.

“Kebetulan kami memiliki koordinator UMKM di setiap kecamatan, bahkan sampai tingkat desa sebenarnya. Hanya saja yang aktif saat ini baru beberapa, ada yang masih bertahan di daerahnya masing-masing,” paparnya.

Nurul berharap semakin banyak pelaku UMKM yang bisa menitipkan produknya di pusat oleh-oleh ini.

“Untuk menitipkan produk di sini juga sudah ada, walaupun belum banyak. Tapi tetap ada yang menitipkan satu-dua produk. Harapannya, semakin banyak pelaku UMKM di luar sana yang bisa menitipkan produknya di sini. Hanya saja memang karena keterbatasan modal, sebagian masih belum bisa maksimal,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button