Telah terjadi bencana longsor yang menimpa satu rumah di Dusun Lebakjati RT 03 RW 06 Desa Ciptasari Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang, Jum’at malam (24/5).
“Ya, akibat hujan deras mengakibatkan tebih setinggi kurang lebih 4 meter longsor menutupi saluran, dan TPTnya roboh menimpah rumah yang dihuni Santi Gustiani (24),” kata Kepala Desa Ciptasari, Iis Leniawati, saat dikonfirmasi Tahu Ekspres melalui seluler, Sabtu (25/5).
Ia menjelaskan, selain 1 rumah yang rusak ada 2 rumah lagi yang terancam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian TPT yang jebol ditaksir Rp18 Juta dan rumah yang rusak Rp20 Juta.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Sumedang, Atang Sutarno, mengaku telah menerjunkan Timnya untuk datang kelokasi kejadian.
“Untuk penanganan tanah longsor kita akan mencoba memohon bantuan kepada pihak PU Provinsi, karena kita tidak punya alat berat nih. Karena itu harus pakai alat berat membersihkan tumpukan tanahnya,” kata Atang.
Ia menjelaskan, lokasi longsor berada di jalur desa, jadi sedikit ada kesulitan karena bukan berada di jalur Provinsi maupun Nasional. Kalaupun alat beratnya ada, kata Atang, harus menggunakan Beko yang ukuran kecil.
“Kalau di jalur provinsi seperti di Sukamaju dulu, malam saya bel pagi-pagi langsung ada. Sekarang saya masih koordinasi dengan pihak PU, mudah-mudahan alatnya ada, kalau alatnya ada pasti langsung dikirim,” terang Atang.
Ia menjelaskan, biasanya pihak PU memiliki alat berat yang ukurannya besar. Namun kalau yang besar dikirim nantinya akan kesulitan akses untuk masuk kelokasi, jadi saat ini pihak BPBD Sumedang masih menunggu alat yang ukurannya kecil.
Adapun untuk pihak keluarga yang rumahnya terancam tanah longsor untuk sementara diungsikan.
“Untuk radius 5 meter dari lokasi kejadian di imbau untuk tidak diam ditempat sampai minimal hari besok melihat perkembangan kondisi dan situasi hari ini,” kata Atang.







