Ekonomi

PLN Sumedang Imbau Pelanggan Catat Pemakaian Listrik Sebelum Mudik

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Pemberlakuan Work From Anywhere (WFA) bagi ASN dan pegawai BUMN, sebabkan mudik sudah dimulai pada awal minggu ke empat Maret 2025 atau satu minggu jelang Idul Fitri 1446 H.

“Ya, bertepatan dengan jadwal pembacaan kWh meter, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumedang anjurkan pelanggan pengguna kWh meter paska bayar untuk lakukan catat meter mandiri sebelum mudik,” ujar Manager PLN UP3 Sumedang, Ramdani Agustiyansah kepada wartawan di Sumedang Jabar, Kamis (27/3/2025).

Baca Juga :  PLN UP3 Sumedang Siaga Penuh Sambut Momentum Tahun Baru 2026

Ia menyebutkan, catat meter mandiri atau swacam dimulai pada tanggal 23 sampai dengan 27 setiap bulannya. Jadi, langkah mudah swacam yang dapat dilakukan Pelanggan melalui aplikasi PLN Mobile.

“Cukup mudah untuk melakukan swacam ini, yakni :
1. Membuka aplikasi PLN Mobile dan pilih menu catat meter
2. Arahkan kamera pada stand kWh dan photo stand sehingga terbaca dengan jelas
3. Tuliskan angka stand dengan benar
4. Kirimkan data catat meter
Tentunya pastikan data ID Pelanggan sudah benar saat melakukan catat meter. Tidak membutuhkan waktu yang lama, sehingga sesaat sebelum meninggalkan rumah untuk mudik akan sempat dilakukan,” ungkap Ramdani.

Baca Juga :  Sambut Libur Natal dan Tahun Baru, PLN UP3 Sumedang Siaga 24 Jam di Sejumlah SPKLU

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Agung Murdifi menyampaikan, layanan swacam adalah upaya PLN untuk meningkatkan kenyamanan Pelanggan.

“Pelanggan tidak perlu lagi dikunjungi petugas baca meter setiap bulan, terutama saat libur lebaran dan kondisi rumah dalam keadaan kosong, apabila sudah dilakukan swacam tentu lebih tenang.

Baca Juga :  Warga Jabar Apresiasi Positif Program PLN, Tambah Daya Listrik Hemat 50 Persen

Keamanan dan kenyamanan Pelanggan dalam menggunakan listrik adalah prioritas PLN dalam melayani. Nilai tambah lainnya, Pelanggan dapat langsung menghitung pemakaian dalam satu bulan, sehingga bisa memperkirakan pemakaian apa saja yang bisa diatur untuk mengontrol konsumsi listrik setiap bulannya,” tutup Agung. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button