Sumedang, Jawa Barat – Puluhan Preman yang terjaring razia Operasi Satgas Anti Premanisme beberapa waktu lalu, dikumpulkan di Markas Komando (Mako) Polres Sumedang, Jawa Barat, Senin (10/11/2025).
Puluhan mantan preman tersebut diberdayakan oleh Polres Sumedang bekerja sama dengan Dinas Pertanian/Ketahanan Pangan Sumedang, untuk menanam Ubi Cilembu menggunakan polybag.
Cara unik ini dilakukan Polres Sumedang, sebagai pemberdayaan mantan preman agar beralih ke jalan yang lebih produktif.
Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika mengatakan, program ini merupakan bagian dari inisiatif Polres Sumedang untuk menekan angka premanisme sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kegiatan ini juga selaras dengan program besar Polres dalam menanam 15 ribu bibit Ubi Cilembu di wilayah Kabupaten Sumedang, Kami ingin memberikan kesempatan kedua bagi mereka yang dulu terlibat premanisme,” Kata Tyo usai meresmikan program bertajuk ‘Preman Pensiun Polres Sumedang’.
Dengan menanam Ubi Cilembu, Lanjut Tyo, para mantan preman bisa belajar keterampilan baru yang bernilai ekonomi dan bisa dilakukan dari rumah tanpa memerlukan lahan luas.
“Nantinya 100 mantan preman akan dilibatkan ikut serta dalam tahap awal program ini, Mereka mendapat pelatihan langsung dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang, termasuk pendampingan teknis budidaya dan pengelolaan hasil panen,” Tuturnya.
Polres Sumedang menargetkan, sebanyak 2.500 hingga 3.000 polybag ditanam ubi cilembu oleh para peserta. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya mengubah perilaku, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi dan rasa percaya diri para mantan preman di tengah masyarakat.
Di sisi lain, salah satu mantan oreman asal Cimanggung, Abeh, mengaku antusias mengikuti pelatihan menjadi petani Ubi Cilembu. Sebelumnya, ia bekerja juru parkir liar.
“Biasanya saya ngukir sambil jaga parkiran. Setelah ikut pelatihannya, saya tertarik mencoba tanam Ubi Cilembu. Apalagi ada bimbingan dan modal dari polisi. Saya ingin buktiin kalau mantan preman juga bisa sukses dengan cara yang baik,” kata Abeh. (Upi)








