PemerintahanSosial

Pemkab Sumedang Tancap Gas Bangun Puskesmas Cimanggung 2026, Tekankan Legalitas dan Manfaat Warga

Sumedang – Pemerintah Kabupaten Sumedang tancap gas mematangkan rencana pembangunan Puskesmas Cimanggung yang ditargetkan terealisasi pada 2026. Proyek tersebut diarahkan untuk memperkuat layanan kesehatan dengan fasilitas yang lebih memadai serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati menegaskan pembangunan Puskesmas Cimanggung harus dijalankan secara clean and clear, mulai dari aspek teknis hingga legalitas lahan.

“Leading sektor harus jelas dalam setiap tahapan pembangunan. Langkah-langkah yang diambil harus mampu meminimalisir risiko, terutama terkait persyaratan dan permasalahan lahan, serta tetap sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Tuti.

Baca Juga :  Sekda Sumedang Tekankan Integritas hingga Reformasi Birokrasi di Apel Gabungan ASN

Hal itu disampaikan Tuti saat memimpin rapat persiapan pembangunan Puskesmas Cimanggung di Ruang Rapat Sekda, Senin (2/2/2026). Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah tindak lanjut, di antaranya kesiapan teknis pembangunan, proses pendaftaran, serta pengurusan administrasi lahan.

Tuti menekankan setiap pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah harus memperhatikan kondisi lapangan tanpa mengesampingkan ketentuan hukum.

“Kita sering melaksanakan pembangunan, baik yang berskala nasional maupun provinsi. Namun dalam pelaksanaannya, kita harus melihat kondisi dan situasi di lapangan tanpa mengesampingkan aspek legalitas,” tegas Tuti.

Baca Juga :  Masih Ingat Dengan Wisata Buricak Burinong di Jatigede? Pemkab Sumedang Siap Beri Perhatian Khusus

Pada 2026, Pemerintah Kabupaten Sumedang menargetkan pembangunan Puskesmas Cimanggung dengan fasilitas yang lebih representatif. Rencana relokasi puskesmas pun diharapkan dapat segera terealisasi agar pelayanan kesehatan, khususnya fasilitas perawatan, berjalan lebih optimal.

Menurut Tuti, kebutuhan layanan kesehatan di wilayah Cimanggung terus meningkat. Saat ini, Puskesmas Cimanggung melayani sekitar 150 pasien per hari dengan jumlah penduduk di wilayah kerja mencapai kurang lebih 65 ribu jiwa.

Baca Juga :  Sempat Kena Sanksi DLH Jabar, Transformasi Pemda Sumedang untuk TPAS Cibeureum Menuju Pengelolaan Sampah Modern

“Hal ini tentunya sejalan dengan tingginya kebutuhan pelayanan kesehatan di wilayah Cimanggung yang melayani sekitar 150 pasien per hari, dengan jumlah penduduk kurang lebih 65 ribu jiwa di wilayah kerja puskesmas,” tutur Tuti.

Ia menegaskan kembali bahwa pembangunan Puskesmas Cimanggung harus berorientasi pada tujuan utama, yakni memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Cimanggung dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button