Peristiwa

Longsor di Surian Makin Meluas, 15 Hektar Lahan Terdampak dan Pipa Air 3 Desa Putus

Sumedang – Pemerintah Desa Pemekarsari, Kecamatan Surian, menyampaikan klarifikasi terkait video longsor yang viral di media sosial. Longsor yang pertama kali muncul pada 23 November 2025 itu kini semakin meluas dan menimbulkan dampak signifikan bagi warga.

Sekretaris Desa Pemekarsari, Engkus, mengatakan luas area yang terdampak terus bertambah setiap hari.

“Hingga 11 Desember 2025, total lahan yang terdampak longsor mencapai sekitar 15 hektar dan kondisinya masih berkembang,” ujar Engkus, Rabu (11/12/2025).

Baca Juga :  Longsor di Jatinunggal Sumedang, Timbun Sawah dan Sungai, serta Putus Akses Jalan Setapak

Longsor terjadi di Blok Kontrak dan Blok Gunung Tumpeng, Dusun Situbatu, diduga akibat kondisi kebun warga yang gundul serta curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Dampak Kerusakan

Pemerintah desa mencatat sejumlah kerusakan sebagai berikut:

  1. Pipa air bersih sepanjang ±2.400 meter rusak parah dan terputus. Jalur pipa ini mengalirkan air untuk tiga desa: Pemekarsari, Wanasari, dan Ranggasari.
  2. Sawah warga seluas 9,5 hektar tertimbun atau tergerus material longsor.
  3. Empat kandang ternak milik warga ikut tertimbun.
Baca Juga :  Diguyur Hujan, 5 Bencana Longsor dan Pohon Tumbang Terjadi di Sumedang

Akbar Agung Gumelar, warga Kecamatan Surian yang terdampak, mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk usaha perikanannya.

“Saya yang berprofesi sebagai petani ikan sangat terdampak karena pasokan air bersih terhenti total. Kami berharap ada penanganan serius dan cepat dari pemerintah daerah bersama pemerintah desa,” kata Akbar.

Baca Juga :  Longsor Surian; Puluhan Petani Gagal Panen dan Krisis Air Bersih di 3 Desa

“Ke depannya juga diperlukan pengawasan ketat terhadap kawasan hutan agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.

Kebutuhan Mendesak

Pemerintah desa menyebut ada sejumlah kebutuhan mendesak untuk penanganan darurat, yaitu:

  1. Penggantian pipa air bersih
  2. Bantuan pangan bagi penggarap sawah terdampak
  3. Langkah penanganan longsor jangka pendek dan jangka panjang

Pemerintah Desa Pemekarsari meminta dukungan seluruh pihak agar penanganan bencana dapat berjalan cepat dan warga terdampak bisa kembali beraktivitas normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button