Arak-arakan HUT ke-80 RI di Cimanggung Sumedang Diwarnai Insiden Diduga Pembacokan
Sumedang – Arak-arakan perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia di Desa Pasirnanjung, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, diwarnai dugaan penganiayaan pembacokan terhadap dua orang yang merupakan rombongan warga oleh salah seorang yang juga merupakan warga setempat. Peristiwa itu terjadi saat rombongan dari masing-masing RW menuju Desa Pasirnanjung, Minggu (17/8/2025).
Kapolsek Cimanggung, Kompol Karyaman, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut.
“Dugaan sementara ini ada penganiayaan ya,” ujar Kompol Karyaman saat dikonfirmasi Tahu Ekspres di Mapolsek Cimanggung, Selasa (19/8/2025).
Ia menambahkan, pihaknya sudah menerima laporan terkait kasus tersebut dan sedang dalam penyelidikan lebih lanjut.
“Hari ini kita sudah menerima laporan, dalam perkara tersebut kita sudah menerima laporan dan sedang dalam proses penyelidikan Polsek Cimanggung,” katanya.
Sementara itu, seorang saksi mata bernama Jana (45) menuturkan dirinya melihat terduga pelaku membawa senjata tajam.
“Saya pas dorong ampli ya menuju karnaval agustusan menuju desa, saya lihat yang terduga pelaku itu bawa sajam berupa golok,” ungkap Jana.
Menurut Jana, salah satu orang yang diduga korban sempat terjatuh. Ia pun berinisiatif mengamankan golok tersebut.
“Salah satu yang diduga korban jatuh, saya mah langsung amankan goloknya, takutnya ke yang lain bahaya,” tuturnya.
Dia juga menyebutkan bahwa korban mengalami luka bacokan di bagian kepala.
“Kurang lebih di bagian kepala,” ungkapnya.




