PemerintahanSumedang

Wamendagri Apresiasi Digitalisasi Pemerintahan Sumedang

Sumedang – Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menjadi narasumber dalam Reform Corner Reformasi Birokrasi yang Berdampak Tahun 2025 di Gedung Negara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (19/12/2025). Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan bahwa kehadiran Wamendagri merupakan kehormatan bagi Pemda Sumedang.

Reform Corner adalah upaya Pemkab Sumedang meningkatkan kapasitas ASN. Bupati memaparkan sistem pemerintahan digital Sumedang yang terintegrasi dalam platform WhatsApp melalui WA KEPO.

Baca Juga :  Bupati Sumedang Tegaskan Kadis Wajib Turun ke Lapangan, Inspektorat Harus Jadi Partner Strategis

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, Sistem ini bertujuan mewujudkan transparansi dan akuntabilitas tata kelola pemerintahan. “Reformasi harus jelas output-nya, outcome-nya, benefit-nya, dan impact-nya,” kata Bupati.

Sementara itu Wamendagri Akhmad Wiyagus mengapresiasi langkah inovatif Sumedang dalam digitalisasi pemerintahan. “Sumedang menjadi pionir tata kelola pemerintahan berbasis digital,” katanya.

Baca Juga :  Bukan dari APBD, Biaya Smart Pole di Sumedang Berkisar Rp600 Juta–Rp1 Miliar per Tiang

Wamendagri menambahkan, Reformasi Birokrasi bertujuan menciptakan pemerintahan berdampak dan hadir ketika rakyat membutuhkan. Sumedang layak jadi contoh daerah lain dalam digitalisasi pemerintahan.

Pihaknya berencana mengajak kepala daerah di Kalimantan dan Sulawesi melihat praktik tata kelola pemerintahan berbasis digital di Sumedang.

Baca Juga :  Di Balik Pembangunan Sumedang, Ada Ibu dan Keluarga Sebagai Fondasi Terkuat

“Reformasi birokrasi adalah amanat undang-undang yang wajib dilaksanakan. Arah kebijakannya di daerah harus sejalan dengan program pemerintah pusat,” Tambahnya.

Dalam regulasi Kemendagri, daerah diwajibkan melaporkan capaian reformasi birokrasi sebagai bagian evaluasi kinerja pembangunan.

“Reformasi birokrasi bukan sekadar beban administrasi, tapi kebutuhan daerah untuk pelayanan publik optimal,” Tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button