Jalan Amblas di Cibeureum Wetan Putuskan Akses, Siswa SD dan Petani Pakai Jalur Darurat
Sumedang – Jalan amblas yang terjadi di Dusun Sukamantri, Desa Cibeureum Wetan, Kecamatan Cimalaka, mengakibatkan akses warga terganggu. Siswa yang hendak berangkat ke sekolah dan petani yang mengangkut padi saat panen, terpaksa melewati jalan alternatif buatan di pinggir jalan amblas tersebut.
Jalan tersebut merupakan penghubung antara Desa Cibeureum Wetan, Kecamatan Cimalaka dengan Desa Ciuyah, Kecamatan Cisarua. Jalan yang amblas tersebut berjarak sekitar satu kilometer dari SD Cibeureum 3, sehingga turut menyulitkan akses siswa-siswi yang berjalan kaki ke sekolah.
“Malam kan hujannya deras, makanya saya cek lagi hari ini ke lokasi, soalnya ini kasihan yang lewat, apalagi anak sekolah, terus yang panen ngangkut padi, yang mau ke posyandu juga, yang lewat sini harus muter arah,” kata Kepala Desa Cibeureum Wetan, Yuyu Andayu saat ditemui Tahu Ekspres di lokasi, Senin (21/4/2025).
Pemerintah desa, lanjut Yuyu, telah mendapatkan kunjungan dari pihak Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) yang mulai melakukan pengukuran untuk jalan alternatif sementara bagi pejalan kaki.
“Alhamdulillah, tadi ada dari Perkim, ngukur-ngukur untuk jalan alternatif sementara buat pejalan kaki. Mudah-mudahan ada pembebasan lahan yang di pinggir jalan amblas,” ujarnya.
Pihak desa berharap Pemerintah Kabupaten Sumedang bisa segera mengambil langkah strategis untuk membuka akses kembali bagi kendaraan.
“Insya Allah ya nanti kalau bisa, ada pembebasan lahan, kurang lebih tiga puluh enam bataan (504 meter persegi). Saya berharap Pemda Sumedang bisa mengalihkan akses jalan, supaya kendaraan bisa lewat lagi,” pungkasnya.
