Minim PJU, Jalur Sumedang–Garut Rawan Kecelakaan Beruntun, Begini Ikhtiar Satlantas
Sumedang – Jalur Sumedang–Garut, tepatnya kawasan Parakanmuncang, dinilai rawan kecelakaan lalu lintas akibat minimnya penerangan jalan umum (PJU). Satlantas Polres Sumedang berikhtiar dengan memasang alat pemantul cahaya, melakukan sosialisasi, serta menerjunkan personel ke wilayah tersebut.
Kasat Lantas Polres Sumedang, AKP Dini Kulsum Mardiani, mengatakan kurangnya penerangan membuat pengendara kesulitan melihat kondisi jalan pada malam hari dan meningkatkan risiko kecelakaan.
“Minimnya PJU di jalan raya Sumedang–Garut tepatnya Parakanmuncang berakibat banyaknya kecelakaan di jalur tersebut,” ujar AKP Dini kepada Tahu Ekspres, Kamis (31/10/2025).
Selain penerangan, AKP Dini menyebut masih terdapat pengendara yang kurang memahami karakteristik jalan di kawasan itu karena berasal dari luar daerah. Kondisi ini kerap memicu kecelakaan beruntun.
“Tabrakan beruntun sering terjadi, terutama pengendara dari luar kota yang kadang tidak paham kondisi jalur. Waktu hari Senin pun terjadi kecelakaan,” kata AKP Dini.
Untuk menekan angka kecelakaan di wilayah tersebut, Satlantas Polres Sumedang melakukan sejumlah langkah, di antaranya pemasangan rambu dan spanduk imbauan keselamatan berkendara.
“Kami melakukan penambahan rambu-rambu dan spanduk imbauan, karena banyaknya kecelakaan menimbulkan materi kerugian,” tuturnya.
Polisi juga memasang alat pemantul cahaya (APC) di beberapa titik yang minim pencahayaan.
“Pemasangan APC atau alat pemantul cahaya sudah dilakukan,” ucap AKP Dini.
AKP Dini mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut, terutama pada malam hari.
“Masyarakat selalu berhati-hati dalam berkendara, ikuti rambu yang ada, kurangi kecepatan, dan jaga jarak,” pungkasnya.







