OlahragaPemerintahan

FAJI Sumedang Dilantik, Siap Kembangkan Arung Jeram sebagai Destinasi Wisata

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Pasca pelantikan, Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Sumedang Siap Kembangkan Arung Jeram sebagai Destinasi Wisata, arung jeram memiliki potensi besar tidak hanya sebagai olahraga, tetapi juga sebagai daya tarik wisata.

Ketua FAJI Kabupaten Sumedang, Nandang Suparman, menyampaikan bahwa arung jeram bukan hanya olahraga, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai wisata di Sumedang.

Baca Juga :  Pariwisata Sumedang dan Kontribusinya terhadap PAD: Antara Peluang dan Tantangan

“Sumedang memiliki banyak destinasi yang cocok untuk arung jeram,” katanya saat diwawancarai Tahu Ekspres, Senin (23/13/2024) di Gedung Negara Kabupaten Sumedang.

Nandang menyebutkan ada empat lokasi di Sumedang yang berpotensi dikembangkan sebagai tempat wisata arung jeram. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan prestasi atlet tetapi juga menarik wisatawan dan menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Sumedang.

Baca Juga :  Pariwisata Sumedang dan Kontribusinya terhadap PAD: Antara Peluang dan Tantangan

“Agenda FAJI Sumedang ke depan mencakup musyawarah kerja, pengelolaan destinasi wisata arung jeram yang aman dan nyaman, serta pengembangan SDM dengan standar nasional,” tambahnya.

Ketua Umum FAJI Jawa Barat, H. Dian Rahardian, turut mengapresiasi pelantikan Nandang sebagai Ketua FAJI Sumedang, meski ia juga menjabat sebagai kepala dinas. Menurutnya, hal ini menunjukkan potensi besar untuk perkembangan cabang olahraga (CABOR) di Sumedang.

Baca Juga :  Pariwisata Sumedang dan Kontribusinya terhadap PAD: Antara Peluang dan Tantangan

“Jawa Barat merupakan peringkat pertama nasional dalam cabang olahraga arung jeram, dengan atlet yang telah meraih prestasi dunia. “Ini membuktikan bahwa arung jeram Indonesia mampu mengibarkan bendera di kancah internasional,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button