Cuaca Ekstrem Masih Berlanjut, PLN Sumedang Imbau Masyarakat Jaga Keselamatan Menggunakan Listrik
TAHUEKSPRES, JAWA BARAT – Hadapi cuaca ekstrem yang masih terus berlanjut walaupun sudah menginjak hampir pertengahan tahun 2025, PLN mengimbau masyarakat untuk tetap waspada akan potensi bahaya listrik yang mungkin terjadi di lingkungan sekitar.
Bahkan, seluruh unit PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat (Jabar) telah melakukan langkah-langkah antisipatif guna mencegah terjadinya gangguan yang mengakibatkan terhambatnya penyaluran listrik pada masyarakat.
Demikian disampaikan General Manager PLN UID Jabar, Tonny Bellamy kepada wartawan di Bandung, Kamis (24/4/2025).
“Telah diinstruksikan kepada seluruh unit PLN Jabar untuk melakukan upaya preventif dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem yang terus terjadi sampai bulan April 2025 ini. Inspeksi jaringan secara menyeluruh dan berkala pada jaringan serta infrastruktur PLN. Kemudian dilakukan juga pembersihan pohon atau tanaman tinggi yang terlalu dekat dengan jaringan listrik,” ujar Tonny.
Tonny juga mengharapkan dukungan masyarakat dengan segera menginformasikan pada pihak PLN, apabila ada pohon yang terlalu dekat dengan jaringan PLN supaya tidak bersentuhan atau menghindari tertimpa pohon tumbang.
Sementara itu, Ramdani Agustiyansah, Manager PLN UP3 Sumedang mengatakan agar masyarakat terus berhati-hati dalam menggunakan listrik di rumah.
“Ada beberapa hal penting yang bisa dilakukan masyarakat antara lain,
1. Tidak memegang alat elektronik yang terhubung listrik saat tangan dalam keadaan basah.
2. Segera mematikan MCB pada kwh meter apabila terjadi hujan deras yang berpotensi banjir melanda di lingkungan tempat tinggal.
3. Segera melaporkan pada PLN melalui aplikasi PLN Mobile, apabila saat banjir terjadi, namun listrik belum padam. Terutama, demi menghindari bahaya tersengat arus listrik saat banjir, maka sementara aliran listrik harus dipadamkan,” ungkap Ramdani.
Ramdani menegaskan, seluruh petugas pada posko layanan PLN Sumedang bersiaga 24 jam untuk memastikan seluruh penyaluran listrik kepada masyarakat tetap aman dan andal. (*)







