BuahduaPeristiwaSumedang

Bupati Sumedang Tinjau Langsung Lokasi Bencana Angin Puting Beliung di Buahdua

Sumedang – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meninjau langsung lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Dusun Ciranten, Desa Buahdua, Kecamatan Buahdua, Sabtu (19/4/2025) malam. Dony memastikan penanganan pascabencana sudah dilakukan oleh unsur pemerintah setempat.

“Saya melihat langsung ke lokasi bencana puting beliung di Dusun Ciranten, Desa Buahdua, untuk memastikan bahwa bencana ini sudah ditangani oleh Pak Camat bersama perangkat lainnya,” kata Dony seperti pada video Instagram yang diunggahnya.

Baca Juga :  Wow! Warga Sumedang Bakal Dipantau Drone Melalui Tiang Pintar 4 Kali Dalam 24 Jam

Ia menjelaskan, meski kondisi rumah warga belum sepenuhnya pulih, sebagian sudah bisa kembali dihuni. “Pastikan bahwa yang rusak-rusak setidaknya sudah bisa diatasi, bisa ditinggali kembali misalnya, walaupun belum sempurna, belum lengkap,” ujarnya.

Menurut Dony, pembersihan material pohon tumbang juga sudah dilakukan. “Bekas-bekas puting beliung, seperti pohon-pohon tumbang, sudah mulai dibersihkan, sudah mulai dirapikan,” katanya.

Ia juga menyebut kebutuhan dasar warga terdampak telah dihimpun untuk segera disalurkan. “Kebutuhan pokok yang harus diadakan oleh kami, itu pun sudah mulai dihimpun dan nanti bersama kepala desa akan disebarkan kepada warga yang terdampak,” tambahnya.

Baca Juga :  Akhirnya! 5.408 PPPK Paruh Waktu Kabupaten Sumedang Terima SK

Berdasarkan data sementara yang dihimpun BPBD Kabupaten Sumedang, angin puting beliung terjadi pada Jumat (18/4/2025) sekitar pukul 17.00 WIB. Cuaca ekstrem yang diawali hujan deras disertai angin dan petir menyebabkan kerusakan parah di dua desa, yakni Desa Buahdua dan Desa Gendereh.

BPBD mencatat sebanyak 16 rumah mengalami rusak berat dan 71 rumah rusak ringan. Tercatat 106 kepala keluarga terdampak, terdiri dari 88 KK di Desa Buahdua dan 18 KK di Desa Gendereh. Selain itu, satu sekolah dengan dua ruang kelas turut mengalami kerusakan.

Baca Juga :  Longsor Surian; Puluhan Petani Gagal Panen dan Krisis Air Bersih di 3 Desa

Saat ini, penanganan masih terus dilakukan oleh BPBD bersama unsur TNI, Polri, PMI, Tagana, PLN, aparat desa, dan masyarakat setempat. Warga juga dihimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berlanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button