PeristiwaRancakalongSumedang

BPBD Sumedang Imbau Warga Waspada Longsor di Awal Musim Hujan

Longsor terjadi di Desa Nagarawangi Kecamatan Rancakalong.

Sumedang – Memasuki musim hujan, BPBD Kabupaten Sumedang mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana longsor. Hujan deras yang mulai mengguyur beberapa wilayah Sumedang menjadi tanda bahwa ancaman bencana longsor semakin meningkat. Kasie Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumedang, Kosdiani Wulandari, menegaskan pentingnya langkah-langkah antisipasi menghadapi cuaca ekstrem ini.

Baca Juga :  Pemkab Sumedang Pasok Air Bersih untuk 3 Desa Terdampak Longsor di Surian

“Musim penghujan sudah mulai datang, dan dengan kondisi tanah yang jenuh setelah kemarau panjang, potensi longsor semakin besar. Kami mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan longsor untuk selalu waspada dan siap mengantisipasi kejadian bencana,” ujar Kosdiani.

Baca Juga :  Pemuda Rancakalong Perkuat Timnas, Siap Hadapi Iran di Laga Penentuan Kualifikasi Piala Dunia Amputasi 2026

Kosdiani menambahkan, salah satu kejadian longsor terbaru terjadi di Desa Nagarawangi, Kecamatan Rancakalong, pada Senin, 9 September 2024. Longsor yang dipicu oleh hujan lebat ini mengakibatkan satu saung milik warga rusak, meskipun tidak ada korban jiwa.

“Menghimbau kepada pemilik rumah (saung) agar tidak ditempati dikhawatirkan adanya longsor susulan,” kata Kosdiani.

Baca Juga :  Bencana Pohon Tumbang dan Longsor di Sumedang, Akibatkan Macet dari Cigendel hingga Cadas Pangeran

BPBD Sumedang, katanya, terus melakukan pemantauan dan siap siaga merespons laporan bencana melalui layanan nomor siaga BPBD. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan jika ada tanda-tanda bencana agar bisa ditangani dengan cepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button