BPBD Sumedang Imbau Warga Waspada Longsor di Awal Musim Hujan
Longsor terjadi di Desa Nagarawangi Kecamatan Rancakalong.
Sumedang – Memasuki musim hujan, BPBD Kabupaten Sumedang mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana longsor. Hujan deras yang mulai mengguyur beberapa wilayah Sumedang menjadi tanda bahwa ancaman bencana longsor semakin meningkat. Kasie Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumedang, Kosdiani Wulandari, menegaskan pentingnya langkah-langkah antisipasi menghadapi cuaca ekstrem ini.
“Musim penghujan sudah mulai datang, dan dengan kondisi tanah yang jenuh setelah kemarau panjang, potensi longsor semakin besar. Kami mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan longsor untuk selalu waspada dan siap mengantisipasi kejadian bencana,” ujar Kosdiani.
Kosdiani menambahkan, salah satu kejadian longsor terbaru terjadi di Desa Nagarawangi, Kecamatan Rancakalong, pada Senin, 9 September 2024. Longsor yang dipicu oleh hujan lebat ini mengakibatkan satu saung milik warga rusak, meskipun tidak ada korban jiwa.
“Menghimbau kepada pemilik rumah (saung) agar tidak ditempati dikhawatirkan adanya longsor susulan,” kata Kosdiani.
BPBD Sumedang, katanya, terus melakukan pemantauan dan siap siaga merespons laporan bencana melalui layanan nomor siaga BPBD. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan jika ada tanda-tanda bencana agar bisa ditangani dengan cepat.







