Kuliner

Asal Usul Nasi Goreng dan Perkembanganya di Sumedang

Sumedang – Nasi goreng adalah hidangan nasi yang dimasak kembali dengan cara digoreng serta dipadukan dengan berbagai bumbu rempah, lauk-pauk, maupun sayuran. Walaupun dikenal sebagai hidangan khas Indonesia, nasi goreng ternyata bukan berasal dari Indonesia.

Menurut data yang dihimpun oleh TahuEkspres.com bahwa Nasi goreng pertama kali muncul di China sekitar 4000 SM.

Masyarakat China tidak suka membuang sisa makanan. Nasi yang sudah dingin atau sisa kemarin diolah kembali dengan cara digoreng bersama bahan lain. Nasi goreng kemudian menjadi hidangan populer di Tiongkok.

Baca Juga :  Ternyata Ini Khasiat Ketumbar Untuk Kesehatan Tubuh

Nasi goreng masuk ke Indonesia karena dibawa oleh para perantau dari China. Pengaruh Tiongkok pada masakan Indonesia dapat dilihat pada nasi goreng yang muncul bersamaan dengan dikenalkannya teknik menggoreng menggunakan wajan tiongkok (wok).

Nasi goreng kemudian beradaptasi dengan budaya dan bahan lokal Indonesia. Salah satu ciri khas nasi goreng Indonesia adalah penggunaan kecap manis. Selain itu, nasi goreng Indonesia juga diolah dengan menggunakan bumbu dan rempah-rempah seperti bawang putih, bawang merah, cabai, hingga terasi.

Nasi goreng sangat populer di Indonesia dan memiliki banyak variasi. Beberapa contohnya adalah nasi goreng Jakarta, nasi goreng Jawa, nasi goreng Padang, nasi goreng Bali, nasi goreng kambing, nasi goreng petai, nasi goreng babat, dan nasi goreng cakalang.

Baca Juga :  Wow! Warga Sumedang Bakal Dipantau Drone Melalui Tiang Pintar 4 Kali Dalam 24 Jam

Pada tahun 2017, CNN menobatkan nasi goreng sebagai makanan terenak kedua di dunia.

Hal senada juga dinyatakan oleh Om Dadung, pengelola kedai kopi dan makanan itu yang juga menyediakan Menu Nasi Goreng. Ia mengatakan, bahwa sebenarnya Nasi Goreng atau Nasgor merupakan makanan yang berasal dari kebiasaan menghrgai nasi di China.

“Jadi dulu orang cina mengolah nasi sisa kemarin, dengan cara digoreng dan diberi bumubu dan diaduk dengan rempah. hal itu dilakukan karena orang cina klo makanan sisa itu harus habis, jangan sampai dibuang.” Katanya, Jum’at sore di kedai Gubo Sumedang.

Baca Juga :  Kisah Ukran dan Para Pemancing di Aliran Cimanuk Jatigede

Tapi ternyata, perkembangan di indonesia telah membawa nasgor menjadi menu sajian utama dan laku untuk dijual.

“termasuk di sini, bahkan ada beberapa macam varian nasgor yang ditawarkan, diantaranya nasgor pete, nasi goreng spesial pakai telornya 2. dan yang pasti nasinya bukan nasi kemarin.” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button