Pemerintahan

Dulu di Bawah Satpol PP, Kini Jadi Dinas Tersendiri, Syarif Effendi Jabat Kadis Damkar Sumedang

Sumedang – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumedang resmi berdiri sebagai perangkat daerah tersendiri. Sebelumnya, urusan pemadam kebakaran masih berada sebagai bidang di bawah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Seiring perubahan struktur organisasi tersebut, jabatan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumedang kini dijabat oleh Syarif Effendi Badar. Ia sebelumnya menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Sumedang.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan langsung oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir terhadap 25 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang. Prosesi berlangsung di Gedung Negara, Kamis (22/1/2026).

Syarif Effendi Badar dilantik sebagai pejabat eselon II.b untuk memimpin dinas yang kini berdiri sendiri tersebut. Pembentukan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menandai pemisahan fungsi yang sebelumnya melekat pada Satpol PP.

Baca Juga :  Soal Arah Pembangunan Sumedang 2027, Bupati Tekankan Program Berbasis Kolaborasi dan Potensi Lokal

Selain Syarif, sejumlah pejabat turut mengisi struktur organisasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumedang. Drs. Jasman, M.M dilantik sebagai Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Sebelumnya, ia menjabat Kepala Bidang Keuangan dan Aset Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumedang.

Sinta Suhendi, S.AP yang sebelumnya bertugas sebagai Analis Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang, kini menjabat Kepala Subbagian Perencanaan dan Keuangan. Sementara itu, Ade Zohansah, S.Pd., SD., M.I.P yang sebelumnya Penilik Ahli Muda pada Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, dipercaya sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian.

Pada jabatan struktural bidang, Cece Ruhiat, S.Sos., MM dilantik sebagai Kepala Bidang Pencegahan. Sebelumnya, ia menjabat Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan pada Satpol PP Kabupaten Sumedang saat urusan pemadam kebakaran masih berada di bawah Satpol PP.

Baca Juga :  Bendung Cihamerang Kembali Ditinjau, Pemkab Sumedang Matangkan Penanganan dan Fokuskan Pengeringan Bertahap

Dedi Kusmayadi, S.IP., M.Si yang sebelumnya menjabat Kepala Subbagian Tata Usaha UPTD Pemadam Kebakaran Wilayah Darmaraja, kini menempati jabatan Kepala Seksi Pencegahan dan Inspeksi. Sementara Taufik Harisma, S.Sos yang sebelumnya bertugas di Kecamatan Ganeas, dilantik sebagai Kepala Seksi Peningkatan Kapasitas Aparatur, Pemberdayaan Masyarakat, dan Dunia Usaha.

Sementara itu, Arifin Rachmat Sugiantoro, S.IP yang sebelumnya menjabat Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Wilayah Sumedang Kota, kini dipercaya sebagai Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana. Yudi, S.E yang sebelumnya menjabat Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Wilayah Tanjungsari, dilantik sebagai Kepala Seksi Pemadaman Kebakaran, Penyelamatan, dan Evakuasi. Iis Sumartini, S.Sos., MM dipercaya sebagai Kepala Seksi Sarana Prasarana, Informasi, dan Pengolah Data.

Baca Juga :  Bukan dari APBD, Biaya Smart Pole di Sumedang Berkisar Rp600 Juta–Rp1 Miliar per Tiang

Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sumedang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan pengadilan, kejaksaan, TNI, Polri, Kementerian Agama, Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menyampaikan bahwa promosi dan mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan.

“Ini bukan sekadar perpindahan jabatan, tetapi bentuk kepercayaan sekaligus pengembangan kapasitas ASN,” ujar Dony.

Ia mengingatkan para pejabat untuk bekerja sesuai aturan dan menjaga integritas dalam menjalankan amanah.

“Kalau melanggar aturan, maka keberkahan dalam pekerjaan akan hilang,” katanya.

Bupati Dony juga menekankan pentingnya inovasi dan kinerja yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Cintai pekerjaan yang diemban, karena dari situlah pelayanan terbaik untuk Sumedang bisa lahir,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button