Pemerintahan

Wamenhut Puji Digitalisasi Sumedang: ‘Contoh Integrasi Data untuk Kebijakan Tepat’

Sumedang – Wakil Menteri Kehutanan RI Rohmat Marzuki memuji langkah Pemkab Sumedang yang dinilainya sukses mengembangkan sistem digitalisasi pemerintahan. Ia menyebut Sumedang menjadi contoh daerah yang mampu memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan keputusan yang cepat, akurat, dan berdampak langsung pada perencanaan.

Pujian tersebut disampaikan Rohmat saat meninjau Command Center Sumedang dan berbagai platform digital yang dikembangkan Pemkab Sumedang, Selasa (25/11/2025).

Baca Juga :  Sumedang Disebut Paling Progresif dari Tujuh Kabupaten/Kota di Ekosistem Rebana

“Saya mengapresiasi digitalisasi yang sudah dikembangkan dan dilaksanakan oleh Pemda Kabupaten Sumedang. Ini sangat membantu dalam hal perencanaan. Good data, good decision, good result,” kata Rohmat.

Ia menilai tata kelola data yang diterapkan Sumedang sudah berada di jalur yang benar dan sejalan dengan arah kebijakan nasional di sektor kehutanan. Rohmat menegaskan, pengelolaan data yang rapi dan terintegrasi akan menghasilkan kebijakan yang lebih efektif, termasuk dalam sinkronisasi program kehutanan dan perhutanan sosial di tingkat daerah.

Baca Juga :  Bendung Cihamerang Kembali Ditinjau, Pemkab Sumedang Matangkan Penanganan dan Fokuskan Pengeringan Bertahap

Rohmat juga menyebut digitalisasi Pemkab Sumedang sejalan dengan program One Policy milik Kementerian Kehutanan yang bakal ditetapkan pada Desember mendatang. Program tersebut fokus pada integrasi data, penyederhanaan kebijakan, dan konsistensi tata kelola kawasan hutan.

“Kebijakan One Policy membutuhkan dukungan data yang kuat dari daerah. Apa yang dilakukan Sumedang sudah sangat sesuai dengan arah itu,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Sumedang Tangani Genangan Cihamerang, Sambil Tunggu Solusi Permanen dari Kementerian

Selain itu, ia mengapresiasi kesiapan Sumedang dalam pengembangan perhutanan sosial untuk mendukung peningkatan kesejahteraan kelompok tani hutan.

“Dengan sistem digital yang baik, program perhutanan sosial bisa lebih terarah. Ini mendukung kesejahteraan kelompok tani hutan di Sumedang,” pungkas Rohmat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button