HukumSosial

425 Personel Dikerahkan, Polres Sumedang Gelar Operasi Patuh Lodaya 2025

Sumedang – Polres Sumedang resmi menggelar Operasi Patuh Lodaya 2025. Operasi ini melibatkan 425 personel gabungan dari berbagai unsur kepolisian dan instansi terkait. Tujuannya bukan untuk menakuti pengendara, tapi demi menciptakan ketertiban lalu lintas.

Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika menegaskan bahwa operasi ini bersifat preventif dan edukatif. Masyarakat diminta tidak salah paham atau menganggap kegiatan ini sebagai bentuk penindakan semata.

Baca Juga :  Misterius, Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Kota Kulon Sumedang

“Operasi ini untuk menghimbau masyarakat yang kira-kira berpotensi melakukan pelanggaran lalu lintas. Tujuannya adalah untuk menciptakan ketertiban berlalu lintas oleh masyarakat,” ujar AKBP Sandityo usai apel gelar pasukan di halaman Mapolres Sumedang, Senin (14/7/2025).

Menurutnya, keberadaan polisi di lapangan bukan untuk menakut-nakuti. Justru sebaliknya, ini adalah bagian dari pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Maskot "Ucil Polres Sumedang", Karakter Ubi Cilembi yang Unik, Ramah dan Berkesan

“Jadi jangan beranggapan operasi tersebut, oh ini polisi mau nakut-nakutin. Tidak, ya. Ini hanya bagian dari pelayanan masyarakat untuk ketertiban berlalu lintas, yang mana pengguna jalan ini kan tidak hanya satu atau dua orang. Artinya semua masyarakat menggunakan jalan,” tegasnya.

Baca Juga :  Truk Wing Box Tabrak 3 Kendaraan di Sumedang, 1 Truk Masuk Jurang

Lebih jauh, operasi ini juga bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih cukup tinggi di wilayah Sumedang.

“Operasi ini diharapkan menekan angka kecelakaan dan mencegah terjadinya kecelakaan juga. Kasihan orang-orang yang pergi cari nafkah, pulang tinggal nama. Itu hal-hal yang tidak kita harapkan menimpa diri kita maupun orang lain,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button