PemerintahanSumedang

Bupati Sumedang Resmi Melantik Ratusan Pejabat ASN di Gedung Negara

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir melantik sebanyak 257 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas di Gedung Negara (GN) Pemerintah Kabupaten Sumedang Jawa Barat (Jabar), Kamis (20/7/2023).

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir mengatakan, rotasi mutasi merupakan hal yang biasa dalam tubuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) khususnya dilingkungan Pemda Sumedang. Terlebih, dinilai perlu adanya penyegaran demi mendukung percepatan visi Sumedang Simpati.

Baca Juga :  Bukan Dari APBD, Tiang Pintar Senilai Hampir Rp1 Miliar di Alun-alun Sumedang Pemberian CSR Pihak Swasta

“Jabatan baru yang diduduki sekarang tidak harus menjadi musibah. Namun sejatinya sebagai suatu keberkahan yang bernilai ibadah. Bahkan, harus dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab dalam mengemban amanah tersebut,” ucap Bupati.

Baca Juga :  Piala Bupati Cup 2025 Resmi Digelar, Ratusan Pelajar Ramaikan Turnamen Basket di UNSAP Sumedang

Menurut Bupati, tour of duty merupakan keniscayaan dalam sebuah organisasi kepemerintahan yang dinilai menjadi sebuah pengalaman bagi setiap individunya.

Namun demikian, sambung Bupati, bagi semua ASN yang dilantik sekarang harus lebih pandai bersyukur lagi dalam menyikapi kehidupan termasuk dilingkungan tempat bekerja.

“Yang dilantik hari ini, sebanyak 7 pejabat pimpinan tinggi pratama, 94 pejabat administrator, dan 156 pengawas dilingkungan Pemkab Sumedang. Jangan sekali-kali melanggar aturan dalam menjalankan tugas sebagai ASN. Bekerjalah dengan sepenuh hati, tingkatkan pelayanan kepada masyarakat secara profesional,” tukas Bupati, Dony Ahmad Munir saat memberikan arahan kepada ASN di Gedung Negara Sumedang. (*)

Baca Juga :  Bupati Sumedang Optimis Prabu Combat Tekan Angka Perkelahian Jalanan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button