Beranda / Wisata / West Java Paragliding Championship 2026: 88 Atlet dari 13 Negara Berlaga di Langit Sumedang

West Java Paragliding Championship 2026: 88 Atlet dari 13 Negara Berlaga di Langit Sumedang

Sumedang – Ajang olahraga udara bergengsi West Java Paragliding Championship resmi dibuka di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Kompetisi ini diikuti sebanyak 88 atlet, termasuk 55 peserta asing yang berasal dari 13 negara berbeda. Langit Sumedang pun menjadi saksi persatuan lintas bangsa melalui olahraga.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir hadir langsung membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi tinggi kepada panitia penyelenggara yang bertekad keras mewujudkan acara ini.

“Kegiatan ini luar biasa karena terselenggara tanpa menggunakan anggaran APBD. Semua berkat kolaborasi hebat dari unsur pentahelix: akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintah, dan media. Pemda hanya menyediakan fasilitas serta memastikan keamanan, kesehatan, dan kelancaran berjalannya acara,” ujar Dony.

Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki makna dan dampak besar bagi daerah. Pertama, menjadi wadah pembibitan atlet paralayang berbakat yang kelak dapat mengharumkan nama Sumedang, Jawa Barat, hingga Indonesia di kancah dunia. Kedua, mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Kehadiran para atlet dan tamu dari berbagai negara tentu akan meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata, perhotelan, dan kuliner. UMKM di sekitar lokasi pun ikut tumbuh dan berdaya,” jelasnya.

Tak hanya itu, ajang ini sekaligus menjadi panggung promosi alam Sumedang ke mancanegara. Lokasi Paralayang Batu Dua, Togahil, hingga Jatigede yang sudah dikenal sebagai salah satu titik terbang terbaik di dunia, kini semakin dikenali luas.

Dony juga mengajak masyarakat mengambil hikmah dari olahraga paralayang. “Atlet harus berani melompat, percaya diri terbang tinggi, dan mampu membaca arah angin. Begitu juga kita: harus berani menghadapi tantangan, berani melangkah maju, dan bijaksana membaca arah zaman,” pesannya.

Kepada seluruh atlet asing yang hadir, Bupati Dony menyampaikan pesan hangat. “Ini bukan sekadar perlombaan, tapi perayaan persahabatan dan persaudaraan di atas awan. Nikmati keindahan bukit kami dan keramahan warga kami. Terbanglah tinggi, terbanglah dengan aman, dan saksikan sendiri bahwa Sumedang adalah destinasi paralayang terbaik yang pernah kalian kunjungi,” ucapnya.

Ia pun mengundang para atlet agar tak hanya datang sekali, melainkan kembali lagi bersama keluarga dan kerabat. “Datanglah berulang kali, bawa teman, bawa keluarga, dan nikmati pesona Sumedang bersama-sama,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa olahraga mampu menjembatani perbedaan dan menyatukan berbagai bangsa tanpa batas, dengan keindahan langit Sumedang sebagai saksi persaudaraan tersebut.

Tag: