Wabup Fajar Buka Sosialisasi Program Graduasi Kemiskinan Sumedang 2025
Sumedang – Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, membuka Sosialisasi Persiapan Tenaga Teknis Pendampingan Program Graduasi Kemiskinan Kabupaten Sumedang Tahun 2025 secara virtual, Kamis (4/9/2025). Kegiatan ini diikuti pendamping sosial PKH, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pendamping desa, pendamping keluarga, pendamping UMKM, penyuluh pertanian, hingga pendamping peternakan se-Kabupaten Sumedang.
Program Graduasi Kemiskinan merupakan tahapan berakhirnya status kepesertaan keluarga dalam program bantuan sosial karena sudah mandiri secara ekonomi dan dinilai tidak lagi membutuhkan bantuan.
Menurut Wabup Fajar, program ini bukan sekadar slogan, melainkan langkah nyata membangun ekosistem penanganan kemiskinan yang kolaboratif, integratif, dan berkelanjutan di Sumedang.
“Saya meyakini kekuatan Sumedang tidak hanya terletak pada program yang dirancang, tetapi pada manusia-manusia hebat di baliknya, terutama para pendamping. Mereka ujung tombak di lapangan, bukan hanya fasilitator, tetapi juga inspirator dan motivator bagi KPM untuk berubah dan bangkit,” kata Fajar dalam sambutannya.
Fajar menegaskan, pendamping bukan sekadar pekerja administratif, melainkan memiliki tugas kemanusiaan. “Dibutuhkan hati yang tulus, sikap empatik, dan semangat yang tak pernah padam untuk mendampingi warga yang sedang berjuang memperbaiki nasib hidupnya,” ujarnya.
Ia berharap melalui sosialisasi ini tercipta penyamaan persepsi dan penguatan kapasitas teknis bagi seluruh tenaga pendamping. “Selain itu, agar terbangun semangat kolaborasi lintas sektor, tidak bekerja sendiri-sendiri. Serta tercipta tata kelola pendampingan yang adaptif, responsif, dan partisipatif sehingga program-program graduasi bisa berjalan optimal,” harapnya.
Fajar menambahkan, Sumedang memiliki potensi besar menjadi kabupaten percontohan dalam pengentasan kemiskinan berbasis pendampingan. “Dengan komitmen bersama dan kerja keras, saya yakin bisa mewujudkan Sumedang Simpati semakin maju menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.







