Peristiwa

Update Terkini Longsor TPT di Jatinangor Sumedang, 6 Tertimbun, 2 Orang Selamat

Sumedang – Bencana longsor Tembok Penahan Tanah (TPT) terjadi di Dusun Wates 01/01, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Sebanyak enam orang dilaporkan tertimbun material longsor, dua di antaranya berhasil selamat update terkini pukul 19.43 WIB.

Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya, mengatakan seluruh korban yang tertimbun telah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan hingga Jumat malam.

Baca Juga :  Peristiwa Kecelakaan Truk Hantam Bangunan Toko di Ganeas, Polisi Beberkan Kronologi

“Dari total enam orang yang tertimbun, dua orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara empat orang lainnya dinyatakan meninggal dunia,” kata AKP Awang Munggardijaya kepada wartawan, Jumat (2/1/2026) malam.

AKP Awang Munggardijaya menjelaskan, longsor terjadi saat para buruh kuli tengah melakukan aktivitas penggalian tanah di lokasi tersebut. Sebelum kejadian, salah seorang saksi merasakan adanya pergeseran tanah, namun tak lama kemudian TPT longsor dan menimpa para pekerja yang berada di bawah.

Baca Juga :  Ngaku Polisi dan Todong Ojol Pakai Pistol Korek, Dua Pelaku Begal di Jatinangor Ditangkap

“Longsor terjadi secara tiba-tiba saat aktivitas penggalian berlangsung,” ujarnya.

Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 19.10 WIB dengan melibatkan tim gabungan dari Basarnas Jawa Barat, BPBD Kabupaten Sumedang, Polres Sumedang, Polsek Jatinangor, Brimob Polda Jabar, TNI, Satpol PP, serta tenaga medis dari Puskesmas Cisempur.

Baca Juga :  Misterius, Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Kota Kulon Sumedang

Petugas lapangan yang terlibat di antaranya Ipan Permana, Adi Luqman, dan Hendi Hidayat.
Saat ini, lokasi kejadian telah diamankan dengan garis polisi. Aparat kepolisian juga telah melakukan pendataan saksi serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi longsor, terutama di wilayah dengan kontur tanah yang labil,” pungkas AKP Awang Munggardijaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button