Peristiwa

Toko Sembako di Rancakalong Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp300 Juta

SUMEDANG – Kebakaran hebat melanda sebuah toko sembako di Dusun Sindangsari, Desa Nagarawangi, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, pada Sabtu (8/11/2025) malam. Api dengan cepat membakar bangunan milik Karsoma Wijaya (50) hingga ludes dan menyebabkan kerugian besar.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.08 WIB. Warga sekitar yang melihat kobaran api panik dan segera berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sambil melaporkan kejadian tersebut ke petugas pemadam kebakaran.

Baca Juga :  43 Ekor Domba Hangus Terpanggang di Tanjungsari Sumedang Akibat Kebakaran Kandang

“Api sudah menyebar ke bangunan toko yang luasnya 4 x 6 meter, maka warga setempat segera melaporkan kejadian tersebut ke UPT Damkar Wilayah Tanjungsari,” kata Kepala UPT Damkar Wilayah Tanjungsari, Yudi Raharja, dalam keterangannya, Minggu (9/11/2025).

Mendapat laporan, Regu 2 UPT Damkar Wilayah Tanjungsari langsung bergerak menuju lokasi. Petugas dibantu aparat Polsek Rancakalong, Koramil Rancakalong, serta warga sekitar bahu-membahu memadamkan api yang semakin membesar.

Baca Juga :  Monyet Serang Guru Perempuan di Ganeas Sumedang, Petugas Damkar Diterjunkan untuk Evakuasi

“Unit dan anggota piket UPT Damkar Wilayah Tanjungsari tiba di lokasi dan langsung melaksanakan pemadaman sampai situasi dinyatakan aman,” tambah Yudi.

Upaya pemadaman berlangsung cepat. Petugas mulai menangani kebakaran pada pukul 21.39 WIB dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 21.44 WIB, hanya lima menit setelah tiba di lokasi.

Baca Juga :  Damkar Tanjungsari Evakuasi Sarang Tawon di Atap Rumah Warga Leles, Jatinangor

Dari hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting arus listrik di dalam bangunan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun seluruh isi toko habis terbakar. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button