Pilkada Sumedang 2024Politik

Tim Dony-Fajar Siap Tempuh Jalur Hukum Soal Video Tudingan Mobil Plat Merah Ikut Kampanye

Sumedang – Tim pemenangan pasangan calon Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir-Fajar Aldila berencana melaporkan pembuat video yang menuding mobil berplat merah ikut kampanye. Video tersebut viral di media sosial TikTok @majumapan2584 dengan narasi yang menyebutkan bahwa mobil tersebut terlibat dalam kampanye pasangan calon Bupati Sumedang nomor urut 02.

“Euhhh ni yang ikut kampanyena nih, bapak-bapanya nih, ah, ikut mendukung nih. Mobil merah dipake kampanye nih, sodara-sodaranya Pak Dony nih, nih! Aaaaah, mobil merah cirian,” bunyi narasi video 14 detik tersebut.

Ketua Bidang Hukum dan Advokasi tim Dony-Fajar, Winardi, SH, menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil langkah hukum. “Iya, kami akan melaporkan pembuat video hoax yang beredar di media sosial terkait mobil plat merah yang disebut ikut kampanye,” kata Winardi dalam keterangan tertulis yang diterima Tahu Ekspres, Rabu (23/10/2024).

Video yang beredar menyebutkan bahwa mobil plat merah milik DPPKBP3A Sumedang terlibat dalam kampanye pasangan nomor urut 02, Dony-Fajar. “Itu jelas berita bohong. Apalagi narasinya berbunyi ‘Mobil merah dipake kampanye, saudara-saudaranya Pak Dony nih’,” ucap Winardi menirukan suara dalam video tersebut.

Winardi menjelaskan bahwa mobil tersebut bukan bagian dari rombongan kampanye Dony-Fajar, melainkan kendaraan dinas yang sedang bertugas. “Itu mobil Pemda yang kebetulan terjebak dalam rangkaian kendaraan kampanye kami. Jelas ini fitnah, dan kami akan menempuh jalur hukum,” tegasnya.

Senada dengan itu, Anggota Bidang Hukum dan Advokasi, Sri Diyanto Wijaya, juga membantah klaim dalam video tersebut. “Mobil itu bukan bagian dari rombongan kami. Mungkin hanya terjebak di jalan yang sempit,” ujar Sri.

Sri menambahkan, tim advokasi sudah siap untuk mengambil langkah hukum. “Kami sudah berkoordinasi dan langkah hukumnya akan diputuskan oleh Ketua Bidang Hukum dan Advokasi, Winardi, SH,” katanya.

DPPKBP3A Sumedang Bantah Terlibat Kampanye

Sementara itu, pihak DPPKBP3A Sumedang yang mobil dinasnya terekam dalam video juga membantah tuduhan tersebut. Ekky Riswandiyah, Kepala Bidang Perlindungan Anak dan Perempuan DPPKBP3A Sumedang, menjelaskan bahwa tim mereka sedang bertugas di Desa Cilopang untuk menangani kasus kekerasan pada anak. Namun saat menuju lokasi rumah korban kekerasan, mereka dijalan bertemu rombongan kampanye.

“Kami terjebak di rombongan kampanye karena jalan yang sempit, bukan karena ikut kampanye. Mobil kami bertugas sesuai surat tugas resmi,” kata Ekky saat dikonfirmasi, Rabu (23/10/2024).

Ekky menegaskan, lambaian tangan dari dalam mobil tidak berarti dukungan kampanye. “Kami hanya memberi tahu perekam bahwa kami bukan bagian dari kegiatan kampanye melalui lambaian tangan,” ujarnya.

Pihak DPPKBP3A Sumedang kini menunggu arahan pimpinan untuk langkah selanjutnya. Mereka juga mempertimbangkan menggunakan sepeda motor saat bertugas agar tidak terjebak situasi serupa di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button