Politik

Sambangi Korban Puting Beliung Buahdua, Ketua PKB Sumedang Pastikan Semua Warga Dapat Bantuan

Sumedang – Ketua DPC PKB Sumedang yang juga Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Taufik Nurrohim, kembali turun langsung ke lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Buahdua, Sumedang, Minggu (20/4/2025). Ini merupakan kunjungan kedua Taufik sejak bencana terjadi pada Jumat (18/4).

Bersama Dinsos Jabar, Dinsos Sumedang, Camat Buahdua, dan para kepala desa, Taufik memantau langsung proses pendataan dan distribusi bantuan kepada korban terdampak.

Baca Juga :  Kecamatan Buahdua Gelar Apel Gabungan, Fokus Evaluasi dan Mitigasi Bencana

“Kami ingin memastikan semua rumah yang rusak terdata dengan benar dan semua warga terdampak segera mendapat bantuan,” ujar Taufik saat di lokasi.

Menurutnya, kehadiran PKB Sumedang bukan hanya ketika bencana jadi sorotan, tetapi juga saat warga benar-benar membutuhkan.

“PKB Sumedang hadir bukan hanya ketika ramai, tapi ketika rakyat membutuhkan,” tegasnya.

Sebelumnya, Taufik juga hadir di hari pertama pascakejadian. Ia membagikan sembako, mengunjungi rumah warga yang terdampak, serta menyerap keluhan langsung dari masyarakat.

Baca Juga :  Wabup Fajar Tinjau Kondisi Real Penyandang Disabilitas di Buahdua, Salurkan Beberapa Bantuan

Data sementara dari BPBD Kabupaten Sumedang menyebutkan, puting beliung melanda Desa Buahdua dan Desa Gendereh pada Jumat (18/4) pukul 17.00 WIB. Bencana ini terjadi usai hujan deras disertai angin dan petir.

Sebanyak 16 rumah rusak berat dan 71 rumah rusak ringan. Jumlah kepala keluarga terdampak mencapai 106, dengan rincian 88 KK di Desa Buahdua dan 18 KK di Desa Gendereh. Selain rumah, satu sekolah mengalami kerusakan di dua ruang kelas.

Baca Juga :  Angin Puting Beliung Hantam Desa Haurngombong, 30 KK Terdampak

BPBD, bersama unsur TNI, Polri, Tagana, PLN, PMI, aparat desa, dan masyarakat setempat, telah melakukan pembersihan pohon tumbang, pendataan rumah terdampak, serta distribusi bantuan darurat seperti terpal, sembako, dan selimut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button