PemerintahanSosial

Sambut Hari Ibu, Warga Binaan Lapas Sumedang Basuh Kaki Ibu, Kalapas : ‘Surga Ditelapak Kaki Ibu’

Sumedang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Sumedang menggelar kegiatan khusus dalam rangka menyambut Hari Ibu. Salah satu momen yang menyentuh dalam kegiatan tersebut adalah prosesi membasuh dan membersihkan kaki ibu oleh warga binaan pada Sabtu (20/12/2025) bertempat di Lapas Kelas II B Sumedang.

Kepala Lapas Kelas II B Sumedang, Agung Hascayo, mengatakan kegiatan ini sengaja digelar pada hari libur agar dapat diikuti langsung oleh keluarga warga binaan, khususnya para ibu meskipun hari ibu jatuh pada tanggal 22 Desember.

Baca Juga :  Di Balik Pembangunan Sumedang, Ada Ibu dan Keluarga Sebagai Fondasi Terkuat

“Ini dalam rangka menyambut Hari Ibu, karena Senin hari kerja, jadi kita adakan di hari libur biar terasa oleh keluarga. Bagi anak yang masih mempunyai ibunya, selagi masih punya kesempatan, kita beri ruang bermohon untuk minta maaf sama orang tuanya, terkhusus ibu,” kata Kalapas Agung saat diwawancarai Tahu Ekspres.

Menurutnya, momentum membasuh kaki ibu menjadi simbol refleksi dan kesadaran warga binaan atas kesalahan yang telah diperbuat, sekaligus bentuk penghormatan dan kasih sayang kepada orang tua.

Baca Juga :  Air Penebus Rindu dan Kasih Bunda Sepanjang Masa, Tahanan Lapas Sumedang Basuh Kaki Ibu

“Jadi harapan kami untuk warga binaan Lapas Sumedang, menyadari apa yang sudah diperbuat, dari lahir sampai sekarang, terhadap ibunya bagaimana dulu-dulunya biar mereka ingat, biar sadar mereka itu. Ini bagian dari ikhtiar kami,” ujarnya.

Agung menambahkan, tidak semua anak memiliki kesempatan untuk menunjukkan bakti secara langsung kepada ibunya. Oleh karena itu, Lapas Sumedang memfasilitasi momentum tersebut dalam suasana Hari Ibu.

Baca Juga :  Pisah Sambut Kalapas Kelas IIB Sumedang, Ratri Handoyo Eko Saputro Resmi Digantikan Agung Hascahyo

“Belum tentu mereka selama hidupnya pernah membasuh kaki ibunya sebagai bentuk kasih sayang. Nah, kita memberi kesempatan dalam momentum hari ini menyambut Hari Ibu,” ucapnya.

Ia berharap, kegiatan tersebut mampu menggugah kesadaran warga binaan untuk berubah dan memperbaiki diri setelah menjalani masa pidana.

“Harapan kami juga setelah ini, mereka sadarkan diri, memohon maaflah kepada ibu terutama yang melahirkan, karena surga ada di telapak kaki ibu,” pungkas Agung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button