KejahatanPamulihanSumedang

Pria Masuk Jurang di Jalur Cadas Pangeran Sumedang Diduga Jambret, Begini Kronologinya

Beredar sebuah video dimedia sosial WhatsApp yang menarasikan seorang pria yang diduga jambret masuk jurang di Jalur Cadas Pangeran Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang, pada Selasa sore (6/8).

Menurut Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Pamulihan, IPTU Tri Sunu Suparjianto, pria tersebut diduga adalah seorang jambret.

Kejadian bermula saat mobil elf melaju dari arah Bandung menuju Sumedang. Setibanya di jalur Cadas Pangeran atas, kurang lebih 50 meter dari patung Pangeran Kornel, seorang penumpang wanita yang sedang memainkan handphone-nya tiba-tiba direbut paksa oleh penumpang lain yang berjenis kelamin pria.

Baca Juga :  180 Suporter Persib Asal Sumedang Berangkat ke GBLA, Dikawal Polres Sumedang

“Kemudian perempuan tersebut berteriak bahwa telah terjadi penjambretan, akhirnya yang terduga pelaku ini panik dari jalan Cadas Pangeran atas dia melompat ke jalan Cadas Pangeran bawah dan langsung loncat lagi ke jurang Cadas Pangeran yang ketinggiannya kurang lebih 25 meter,” kata Kapolsek IPTU Tri Sunu kepada sejumlah awak media.

Baca Juga :  Wow! Warga Sumedang Bakal Dipantau Drone Melalui Tiang Pintar 4 Kali Dalam 24 Jam

Mendengar kabar tersebut, personel dari Polsek Pamulihan bersama tim BPBD Kabupaten Sumedang datang kelokasi kejadian untuk mencari pelaku.

“Allhamdulilah pelaku bisa diamankan kurang lebih 30 menit setelah kejadian. Saat ini masih kami dalami dan lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Baca Juga :  Longsor Melanda Kampung Cilengkarng Watan, Akses Jalan Sempat Terputus

Menurut Kapolsek, dari pengakuan pelaku, bahwa pelaku tinggal di Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung inisial A.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan adalah satu unit HP merk Invinix. Sedangkan untuk kondisi pelaku terdapat luka lecet dibagian tubuhnya dan sudah diberikan tindakan medis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button