Lewat Program Z-Auto, BAZNAS Sumedang Bantu Usaha Bengkel Kecil Bangkit Lagi
Smedang – Tiga bengkel kecil di Kabupaten Sumedang kembali beroperasi dengan semangat baru setelah mendapat bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui program Z-Auto. Program zakat produktif ini digagas BAZNAS Republik Indonesia bersama BAZNAS Kabupaten Sumedang untuk membantu pelaku usaha kecil di bidang jasa perbengkelan agar kembali bangkit dan mandiri.
Salah satu penerima manfaat, Ade Hidayat (61), tak kuasa menahan haru saat menerima bantuan tersebut. Ia mengaku dua tahun lalu sempat kehilangan seluruh peralatan kerjanya karena dibobol maling.
“Dua tahun lalu saya diuji oleh Allah SWT, bengkel kecil saya dibobol maling, semua isi bengkel hilang dan hanya tersisa kunci-kunci serta air kompresor. Sekarang Alhamdulillah, dengan adanya program Z-Auto dari BAZNAS, perlengkapan kerja dan onderdil di bengkel saya kembali lengkap. Saya sangat berterima kasih kepada para muzaki dan BAZNAS karena program ini benar-benar bermanfaat untuk pekerja bengkel kecil seperti saya,” tutur Ade penuh syukur.
Bantuan yang disalurkan berupa booth bengkel, air kompresor, perlengkapan kerja, dan onderdil motor. Seluruh bantuan diberikan langsung ke tempat usaha masing-masing penerima manfaat oleh tim Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Sumedang pada Jumat (17/10/2025).
Sebelum menerima bantuan, ketiga penerima manfaat juga mengikuti pelatihan peningkatan keahlian perbengkelan yang digelar BAZNAS bekerja sama dengan tenaga ahli dari SMK Pemuda Sumedang. Langkah ini dilakukan agar penerima bantuan mampu mengelola usaha secara profesional dan produktif.
Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Sumedang, R. Asep Hamdan M., menjelaskan bahwa program Z-Auto merupakan inovasi dalam pengelolaan zakat produktif di sektor otomotif.
“Program Z-Auto ini adalah bentuk nyata zakat yang produktif. Kami ingin zakat tidak berhenti di penyaluran, tetapi berlanjut menjadi pemberdayaan. Dengan dukungan BAZNAS RI dan pendampingan dari tim kami, kami berharap para penerima manfaat bisa tumbuh menjadi pelaku usaha yang mandiri,” ujar Asep.
Asep menambahkan, Z-Auto merupakan sharing program antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Sumedang. Selain bantuan modal dan sarana usaha, penerima manfaat juga akan mendapatkan pendampingan intensif selama dua tahun agar bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
“BAZNAS Kabupaten Sumedang akan terus berkomitmen menjadikan zakat sebagai solusi pemberdayaan ekonomi umat menuju Sumedang yang lebih sejahtera dan mandiri,” pungkasnya.







