PolitikSosial

Suara Legislatif Sumedang Fraksi PKB, Acep Komarudin : ‘Reforma Agraria Kunci Kesejahteraan Petani’

Sumedang – Anggota DPRD Kabupaten Sumedang dari Fraksi PKB, Acep Komarudin Hidayat, menyatakan dukungan penuh terhadap Commitment Declaration 8+9+5 yang dideklarasikan DPW PKB Jawa Barat. Menurutnya, agenda reforma agraria menjadi kunci untuk mewujudkan keadilan sosial dan meningkatkan kesejahteraan rakyat kecil, khususnya para petani.

“Sebagai Anggota DPRD Kabupaten Sumedang dari Fraksi PKB, saya menyatakan dukungan penuh terhadap Commitment Declaration 8+9+5 yang dideklarasikan DPW PKB Jawa Barat. Reforma agraria adalah kunci keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat kecil,” kata Acep kepada Tahu Ekspres, Rabu (1/10/2025).

Baca Juga :  Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi dan Kebhinekaan, GP Ansor Sumedang Hadiri Refleksi Natal 2025

Acep menilai, di Kabupaten Sumedang masih banyak persoalan mendasar yang berkaitan dengan agraria, mulai dari tumpang tindih tata ruang, tanah terlantar, hingga lemahnya akses petani terhadap lahan.

“Karena itu, kami mendorong percepatan redistribusi tanah, pemanfaatan aset daerah yang idle untuk rakyat, serta alokasi khusus APBD bagi pemberdayaan petani dan ekonomi desa,” tegasnya.

Baca Juga :  Penganugerahan Gelar Pahlawan Gus Dur dan Syaikhona Kholil, Tasyakuran Digelar di Sumedang

Lebih lanjut, Acep memastikan Fraksi PKB DPRD Sumedang menyatakan komitmennya untuk mengawal kebijakan reforma agraria sampai ke level lokal. Tujuannya agar petani tidak hanya menjadi penonton, melainkan bisa benar-benar menjadi tuan di tanahnya sendiri.

Baca Juga :  Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi dan Kebhinekaan, GP Ansor Sumedang Hadiri Refleksi Natal 2025

“Saya berkomitmen mengawal kebijakan reforma agraria hingga tingkat lokal, agar petani tidak lagi menjadi penonton, tetapi benar-benar menjadi tuan di tanahnya sendiri,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button