SITH ITB Gelar Pengabdian Masyarakat, Ajarkan Hidroponik ke Ibu-Ibu KWT Sukagalih
Sumedang – Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB menggelar program pengabdian masyarakat di Desa Sukagalih, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini mengusung tema “Pemanfaatan Lahan Sempit dengan Sistem Hidroponik” dan melibatkan ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) setempat.
Ketua tim pengabdian masyarakat SITH ITB, Dr. Alfi Rumidatul, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa.
“Dengan lahan yang semakin terbatas, sistem hidroponik menjadi salah satu solusi praktis untuk memenuhi kebutuhan pangan. Kami berharap ibu-ibu KWT bisa terus mengembangkan keterampilan ini, bahkan menjadikannya peluang usaha,” ujar Alfi, Jumat (22/8/2025).
Program ini diawali dengan survei lapangan dan koordinasi bersama perangkat desa dan KWT. Pada 21 Agustus, tim melakukan pemasangan instalasi hidroponik. Sehari setelahnya, ibu-ibu KWT mengikuti pelatihan teknik bercocok tanam hidroponik, perawatan tanaman, hingga pemanfaatan hasil panen.
Kepala Desa Sukagalih, Onih Noer Rosidah, mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada SITH ITB yang telah hadir dan berbagi ilmu kepada masyarakat kami. Program hidroponik ini sangat bermanfaat, terutama bagi ibu-ibu KWT yang ingin memanfaatkan lahan terbatas di sekitar rumah. Harapan kami, ilmu yang diberikan dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga memberi nilai tambah ekonomi dan meningkatkan ketahanan pangan di Desa Sukagalih,” ucapnya.
Program pengabdian ini ditutup dengan penyerahan instalasi hidroponik secara simbolis kepada perwakilan KWT. SITH ITB berharap kegiatan ini bisa menjadi awal pengembangan desa berbasis inovasi pertanian yang ramah lingkungan dan produktif.