Ekonomi

Staff Khusus Presiden Dorong UMKM Sumedang Gunakan Teknologi AI

Sumedang – Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama Staff Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Karbala SMN., MSc, mendorong pelaku UMKM di Sumedang untuk memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam pengembangan usaha. Dorongan ini disampaikan dalam kegiatan Panel Discussion: From Basic to Breakthrough in AI yang digelar di Aula Tampomas, Gedung Pusat Pemerintahan Sumedang, Sabtu (11/10/2025).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Artificial Intelligence Training Road Show to Sumedang yang turut menghadirkan pakar teknologi informasi, Dr. Onno W. Purbo. Selain diskusi panel, kegiatan ini juga dilanjutkan dengan pelatihan teknis penggunaan AI bagi pelaku UMKM pada Minggu (12/10/2025).

Staffsus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Karbala, menjelaskan bahwa teknologi AI memiliki potensi besar untuk membantu UMKM meningkatkan produktivitas dan omzet. “Kami melihat bahwa AI memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks UMKM. Banyak pelaku UMKM, termasuk dari kalangan ibu-ibu, yang bisa langsung merasakan manfaatnya,” ujar Tiar.

Menurutnya, teknologi AI kini dapat digunakan dengan mudah oleh siapa pun, termasuk pelaku usaha kecil. “AI bisa dimanfaatkan untuk membuat konten promosi seperti poster dan caption Instagram, juga untuk menganalisis laporan keuangan agar UMKM memiliki pencatatan yang lebih baik,” jelasnya.

Baca Juga :  Setetes Demi Setetes, Kisah Kopi Vietnam Drip yang Memikat Dunia

Tiar menambahkan, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tengah mendorong program satu juta talenta digital di Indonesia. Kegiatan di Sumedang ini disebut sebagai bagian dari upaya percepatan pemerataan literasi digital hingga ke daerah.
“Program talenta digital ini sudah berjalan di tingkat nasional, dan kami membantu mengakselerasi agar informasinya sampai ke daerah, termasuk Sumedang,” kata Tiar.

Ia juga menekankan bahwa masyarakat perlu memanfaatkan AI secara produktif, bukan sekadar untuk hiburan. “Jangan sampai kita hanya jadi pengguna pasif. AI bisa digunakan untuk hal-hal produktif seperti membuat desain, analisis bisnis, dan laporan keuangan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Ia menilai penggunaan AI sangat penting untuk meningkatkan daya saing UMKM lokal agar bisa menembus pasar global.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Kopi

“Pelatihan ini penting bagi UMKM untuk meningkatkan daya saingnya agar bisa naik kelas, bahkan mendunia. AI bisa dimanfaatkan untuk membuat promosi, desain produk, hingga melayani pelanggan melalui chatbot,” kata Dony.

Menurutnya, Pemkab Sumedang telah berupaya memfasilitasi pelaku UMKM dengan berbagai inovasi berbasis digital. “Kami sudah punya UMKM Center yang bisa dimanfaatkan secara gratis untuk konsultasi manajemen, desain kemasan, hingga pemasaran. Ada juga studio promosi dan outlet UMKM di Bojong yang membantu memperluas jangkauan produk lokal,” jelasnya.

Dony menambahkan, Pemkab Sumedang akan terus mendukung kegiatan yang mendorong peningkatan kapasitas pelaku UMKM, terutama yang berkaitan dengan digitalisasi. “Kami ingin agar Sumedang bisa menjadi salah satu daerah dengan UMKM paling siap menghadapi era digital,” ucapnya.

Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari peserta. Salah satunya, pemilik Wayang Melcyana Art, Melcyana Wulandari, mengaku termotivasi untuk segera menerapkan pembelajaran yang diperoleh dari pelatihan AI tersebut.
“Saya berharap pelatihan ini bisa berkelanjutan, tidak hanya dua hari, tapi ada pendampingan dari Kumpul atau Pemkab Sumedang,” ujar Melcyana.

Baca Juga :  Gelas Kopi Ni Wares: Ketika Desain Bertemu Ilmu! Bisa Buat Rasa Lebih Manis Tanpa Gula!

Ia menuturkan, teknologi AI memberikan banyak ide baru dalam pengembangan produknya. “Dari ide-ide yang diberikan AI, saya bisa menggabungkan konsep tradisional dan modern. Saya juga akan mencoba menggunakan AI untuk strategi pemasaran agar produk Wayang Melcyana Art semakin dikenal,” katanya.

Setelah menjadi pembicara dalam panel diskusi, Tiar Karbala juga menyempatkan diri mengunjungi UMKM Center Sumedang untuk melihat langsung fasilitas pendukung pelaku usaha lokal. Ia mengapresiasi langkah Pemkab Sumedang dalam menyediakan sarana yang membantu UMKM bertransformasi digital.

Kegiatan Artificial Intelligence Training Road Show to Sumedang ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan ekosistem UMKM berbasis teknologi di Kabupaten Sumedang. Selain Tiar Karbala dan Dr. Onno W. Purbo, turut hadir pula Venny Putri selaku praktisi pemasaran digital, Dama Aji selaku Head of Startup dan Senior Manager Program KUMPUL, serta anggota DPRD Sumedang dari Fraksi Partai Gerindra.

“Harapan kami, setelah pelatihan ini, pelaku UMKM Sumedang semakin siap bersaing di era digital dan mampu mengoptimalkan potensi AI untuk memperluas pasar,” pungkas Tiar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button