Sosial

Satpol PP Sumedang Amankan 6 Anak Jalanan di Taman Endog hingga Gending

Sumedang – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang mengamankan enam orang anak jalanan saat patroli rutin di wilayah Kecamatan Sumedang Selatan, Selasa (13/1/2026). Keenam orang tersebut diamankan setelah sempat berpindah lokasi untuk menghindari petugas.


Kasi Kerja Sama Bidang Trantibum Satpol PP Sumedang, Tubagus Jakaria, mengatakan awalnya petugas menemukan kelompok tersebut berada di kawasan Taman Endog. Namun, saat patroli dilakukan, mereka melarikan diri ke wilayah Gending, Lingkungan Gending, Kelurahan Kota Kulon.

Baca Juga :  Menyisir Dunia Malam di Sumedang, Satpol PP Gerebek Hotel dan Karaoke yang Disinyalir Jadi Tempat Prostitusi

“Pada saat patroli rutin, petugas mendapati enam orang anak jalanan di Taman Endog. Ketika akan dilakukan penertiban, mereka sempat kabur ke wilayah Gending, namun akhirnya berhasil kami amankan,” kata Tubagus Jakaria kepada Tahu Ekspres.

Baca Juga :  Belum Kantongi Izin, Tower Telekomunikasi di Sukawangi Pamulihan Disegel

Ia menyebutkan, dari enam orang yang diamankan, sebagian di antaranya berstatus sebagai pasangan suami istri. Kelompok tersebut kemudian dibawa ke kantor Satpol PP Sumedang untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

“Enam orang tersebut kami bawa ke kantor untuk dilakukan pembinaan serta pengecekan identitas. Hasilnya, empat orang berasal dari Kabupaten Sumedang dan dua orang berasal dari Bandung,” ujarnya.

Baca Juga :  Satpol PP Sumedang Bekali Personil Bimtek Penanganan Rokok Ilegal, Tingkatkan Kemampuan Identifikasi

Tubagus menambahkan, setelah diberikan pembinaan, keenam anak jalanan tersebut diminta membuat surat pernyataan agar tidak kembali berkeliaran di wilayah Sumedang.

“Mereka telah membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya dan tidak kembali berkeliaran di ruang publik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button