Sarasehan UMKM Sumedang, Dony-Fajar Siap Bawa Pelaku Usaha Naik Kelas
Sumedang – Puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menghadiri Sarasehan UMKM di Sapphire City Park, Sumedang, pada Sabtu (19/10/2024).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Relawan UMKM dan Pengusaha Simpati (RAMPES) ini mengusung tema “DOAMU Bersama Fajar untuk UMKM Maju.” RAMPES sendiri merupakan gerakan politik para pelaku UMKM di Sumedang yang mendukung calon Bupati dan Wakil Bupati Sumedang nomor urut 2, Dony Ahmad Munir dan Fajar Aldila.
Inisiator RAMPES yang juga Timses Dony-Fajar, Harnandito Yudhitia, menjelaskan bahwa sarasehan ini bertujuan untuk membangun silaturahmi sekaligus berdiskusi seputar perkembangan UMKM di Sumedang. Menurutnya, acara ini bukan sekadar acara politik, melainkan upaya konkret untuk mendukung para pelaku usaha lokal.
“Ini acara sarasehan pelaku UMKM dengan tim relawan pendukung Pak Dony Ahmad Munir dan Fajar Aldila. Sarasehan ini adalah bentuk dari kami yang ingin membangun silaturahmi yang konkret. Jangan hanya menjadikan UMKM sebagai komoditas politik untuk suara,” ujar Harnandito.
Ia menambahkan bahwa pendampingan terhadap UMKM sudah dilakukan sejak lama. Namun, momen politik saat ini menjadi peluang untuk memperkuat koneksi antara pelaku usaha dan tim Dony-Fajar, calon Bupati dan Wakil Bupati Sumedang nomor urut 2.
“Mudah-mudahan Pak Dony menang, sehingga lima tahun ke depan UMKM bisa mendapatkan tempat yang spesial. Kami ingin membangun program-program yang konkret untuk UMKM,” lanjutnya.
Acara sarasehan ini juga menjadi ajang pelatihan bagi para pelaku usaha. Selain itu, RAMPES merencanakan berbagai kegiatan lanjutan, seperti dialog di setiap kecamatan dan desa, serta festival kuliner yang masih dalam tahap perencanaan.
“Tentunya teman-teman relawan pelaku usaha UMKM yang bergabung dengan RAMPES akan mendapatkan banyak manfaat. Selain konektivitas dengan pelaku usaha lain, mereka juga bisa menyampaikan harapan-harapan kepada Pak Dony dan Fajar,” jelas Harnandito.
RAMPES, kata Dito, sapaan akrab Harnandito, diharapkan bisa menjadi wadah besar untuk komunikasi, pelatihan, serta pengembangan UMKM di Sumedang. Dito menegaskan bahwa siapa pun boleh bergabung, meskipun gerakan ini terkait politik.
“Kami lebih fokus pada kontribusi nyata untuk UMKM, seperti akses pemasaran, perizinan, dan permodalan. Prinsipnya adalah bagaimana UMKM di Sumedang bisa naik kelas,” tutupnya.







