Muhammadiyah Segera Akan Launching Makan Bergizi Gratis di Sumedang, Begini Konsepnya
Sumedang – Program peningkatan gizi dari pemerintah pusat kini turut disambut oleh Muhammadiyah. Melalui program Makan Bergizi Muhammadiyah (MBM), organisasi keagamaan ini akan segera meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) salah satunya, di wilayah Kabupaten Sumedang dengan mengusung tema tema “Sehat itu Ibadah, Makan Gratis Itu Anugerah”.
“Ya kami dari Muhammadiyah Sumedang akan segera launching Makan Bergizi Gratis, sesuai dengan arahan kornas MGM Muhammadiyah,” kata Person In Charge (PIC) Makan Bergizi Gratis Muhammadiyah Sumedang, Ismail Farid, saat diwawancarai Tahu Ekspres, Sabtu (31/5/2025).
Ismail menyebutkan akan ada tiga titik pelaksanaan MBG di tahap awal, menyesuaikan dan menyasar Sumedang bagian Timur dan Barat.
“Rencananya akan ada tiga titik, yaitu, SPPG satu di SMK Muhammadiyah 1 Sumedang, SPPG dua di Dusun Burujul Desa Cigentur Tanjungkerta, SPPG tiga di Pamulihan,” ungkapnya.
Menariknya, program ini tidak hanya menyasar sekolah Muhammadiyah saja, namun, sekolah umum non Muhammadiyah di lingkungan Kabupaten Sumedang.
“Jadi tidak hanya sekolah Muhammadiyah saja yang dapat MBG ini, contohnya, kita punya 1.300 siswa di Tanjungkerta, Nah, sisanya 1.700 mengajak siswa-siswa umum untuk dijadikan penerima MBG tersebut,” jelas Ismail.
Persiapan program ini sedang berjalan dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat, tepatnya di bulan Juni hingga Juli proses verifikasi.
“Persiapan kita sekarang Juni atau Juli ya, masuk barang, masuk alat-alat, terus verifikasi, nanti dari Badan Gizi Nasional (BGN) langsung ke dapur. Kita sudah melaksanakan pada waktu bulan puasa kemarin ya untuk recruitment relawan dapur, dan tinggal MOU saja dengan para pegawai tersebut, satu dapur ada 47 pegawai, totalnya 141 orang ya,” paparnya.
Lebih lanjut, Ismail menyebut program ini juga membuka peluang kerja bagi masyarakat Kabupaten Sumedang.
“Alhamdulillah Muhammadiyah Sumedang dari program ini secara tidak langsung membuka lapangan pekerjaan baru sekitar 141 orang, rata-rata gajinya 2 juta per bulan,” pungkasnya.







