Tak Hanya Cantik, Fighter Muaythai Putri Asal Sumedang Harumkan Nama Indonesia di Kancah Internasional
Sumedang – Fighter Muaythai Cantik asal Sumedang, Syakira Intan Fadilah, sukses mengharumkan nama Indonesia di pertandingan Internasional Muaythai yang berlangsung di Max Muaythai Stadium Pattaya Thailand, pada 29 September- 6 Oktober. Mojang kelahiran Sumedang, 24 Oktober 2002 itu, menorehkan juara satu di ajang bergengsi Max Muaythai Thailand dan mencatatkan hasil membanggakan.
Syakira yang berasal dari Desa Sukagalih, Kecamatan Sumedang Selatan, sudah tiga kali turun di pertandingan profesional. Dua kali di ajang Max Muaythai dan satu kali di Fairtex, dengan catatan dua kali menang dan satu kali kalah, saat menghadapi petarung asal Kanada.
Kakak Syakira, Fauzy, mengaku bangga dengan pencapaian sang adik yang berhasil membawa nama Sumedang hingga ke panggung dunia.
“Sangat bersyukur salah satu fighter putri terbaik asal Sumedang bisa mengharumkan nama baik Indonesia di kancah internasional, nanti tanggal 12 dia pulang” ujar Fauzy kepada Tahu Ekspres, Kamis (9/10/2025).
Fauzy berharap pemerintah daerah dan pihak terkait bisa lebih memperhatikan para atlet muda di Sumedang yang punya potensi besar untuk berprestasi.
“Harapannya, ke depan lebih diperhatikan oleh pemerintah setempat. Karena banyak bibit atlet di Sumedang yang berbakat, tapi sering terkendala fasilitas dan dukungan,” katanya.
Ia menambahkan, perjuangan Syakira tidak mudah. Sang adik disebut menjalani latihan keras setiap hari dengan semangat tinggi meski dukungan terbatas.
“Syakira berjuang dengan tekad kuat. Latihan terus tanpa kenal lelah, meski fasilitas terbatas. Semoga prestasinya bisa jadi inspirasi buat anak muda Sumedang lain,” tutur Fauzy.
Fauzy juga berterima kasih kepada A Donting Management yang telah menjadi sponsor dan memberikan dukungan penuh kepada Syakira selama bertanding di luar negeri.
“Kami apresiasi dukungan sponsor yang sudah mempercayai Syakira. Mudah-mudahan ke depan ada lebih banyak pihak yang ikut peduli dengan atlet potensial,” ujarnya.
