Sumedang – Dalam upaya memperkuat religiusitas agar para pegawai dan jaksa tidak goyah dalam menjalankan tugas, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumedang menggelar tabligh akbar yang menghadirkan Ustadz Nana Gerhana. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (28/11/2025) itu dipadati ratusan warga, para jaksa, keluarga Adhyaksa, hingga unsur Forkopimda.
Acara berlangsung meriah dan khidmat. Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir serta Ketua DPRD Sumedang Sidik Jafar turut hadir bersama sejumlah pejabat Pemda Sumedang.
Kepala Kejari Sumedang, Rasta, menegaskan bahwa kegiatan keagamaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari penguatan karakter dan moral para aparat penegak hukum.
Dalam sambutannya, Rasta menekankan pentingnya nilai agama dalam menjalankan kewenangan jaksa. Ia menyebut nilai dasar seperti disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab harus terus dijaga.
“Harapan kami, setelah selesai pengajian ini, para jaksa dalam menegakan hukum atas dasar hati nurani yang berlandaskan nilai-nilai agama dan seluruh pegawai kejaksaan dalam pelaksanaan tugas timbul budaya malu yaitu, Malu kalau berbuat salah, Malu untuk tidak bekerja, Malu kalau bolos kerja, Malu kalau saling menjelekan sesama teman,” kata Rasta.
Di sisi lain, ia juga mengingatkan bahwa tugas penegakan hukum harus dilakukan dengan integritas.
“Agama pun mengajarkan kita untuk berlaku adil, jujur dan bertanggung jawab. Nilai-nilai ini sangat penting untuk ditanamkan dalam jiwa para jaksa atau keluarga Adhyaksa,” ujarnya dalam kesempatan berbeda.
Menurut Rasta, siraman rohani semacam ini diharapkan membawa pengaruh nyata terhadap peningkatan kinerja dan kualitas moral para jaksa dalam bertugas.
Tujuan besar dari tabligh akbar ini, lanjut Rasta, adalah agar seluruh pegawai kejaksaan semakin kuat secara iman dan mampu menegakkan hukum dengan lebih humanis serta bermanfaat bagi masyarakat luas.
