KomunitasOlahraga

Pekan Ngadu Kawani 2025 Resmi Dibuka

Dari mulai pertandingan catur, esport hingga sepakbola.

Sumedang – Pekan Ngadu Kawani 2025 resmi dibuka di GOR Tadjimalela Sumedang pada Sabtu, 6 Desember 2025. Ajang ini dibuka dengan pertandingan pertama dari cabang catur beregu yang diikuti 18 klub. Setiap klub menurunkan empat pemain utama dan satu pemain cadangan. Pada cabang ini, panitia menyiapkan dua kategori juara, yakni juara klub dan juara papan dari peringkat satu hingga tiga.

Founder KawaniAja, Indra Jayaatmaja, mengatakan Pekan Ngadu Kawani digelar sebagai ruang kolaborasi antar-komunitas untuk mendorong kemajuan Sumedang.

“Sebagai komunitas yang bergerak di bidang sosial, budaya, dan pendidikan, tentu kami sangat concern pada kolaborasi. Komunitas itu indikator penting untuk mendorong pembangunan daerah. Ini menjadi kewajiban kami untuk suport percepatan, terutama dalam peningkatan sumber daya manusia di Sumedang,” ujar Indra.

Baca Juga :  Sumedang Lepas 14 Atlet Bulutangkis ke BK Porprov, Targetkan Lolos Kualifikasi hingga Raih Medali Emas

Direktur Eksekutif KawaniAja, Didi Suhrowardi, menjelaskan rangkaian acara berlangsung sepanjang Desember dengan sejumlah cabang pertandingan. Setelah pertandingan catur pada 6 Desember, agenda dilanjutkan dengan turnamen e-sport pada 7 Desember yang meliputi PES, MLBB, dan Free Fire.

“Besok ada pertandingan e-sport, ada ML, PS, dan FF. Setelah itu sepak bola U-13 digelar tanggal 7 dan 14 Desember di Kecamatan Buahdua,” ucap Didi.

Ia berharap rangkaian kegiatan ini menghasilkan talenta baru dan meningkatkan kualitas atlet muda.
“Mudah-mudahan ada hasil yang sempurna. Ini semua jadi ajang latihan dan meningkatkan kualitas pemain, supaya nanti mereka bisa dapat prestasi sendiri,” katanya.

Baca Juga :  Ketua PBSI Sumedang Apresiasi Kejuaraan Bulutangkis Messa Al Ma'soem ke-30

Ketua Persatuan Seluruh Catur Indonesia (Percasi) Sumedang, Cecep Zakaria, mengapresiasi dipilihnya catur sebagai pembuka kegiatan.

Menurutnya, momentum ini dapat memotivasi pecatur muda Sumedang untuk berkembang.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Pekan Ngadu Kawani. Mudah-mudahan ini jadi motivasi dan prestasi, supaya catur di Sumedang makin maju,” ujar Cecep.

Master Internasional Catur Anjas Novita yang juga hadir pada saat acara menilai, turnamen seperti ini sangat penting untuk pembinaan atlet. Ia menegaskan bahwa pengalaman bertanding menjadi kunci peningkatan kemampuan pecatur.

“Catur itu perlu pengalaman bertanding. Dengan turnamen seperti ini, itu sangat bagus untuk pembinaan atlet di Sumedang supaya berkembang dan bisa bertanding di tingkat regional maupun nasional,” kata Anjas.

Baca Juga :  Sumedang Lepas 14 Atlet Bulutangkis ke BK Porprov, Targetkan Lolos Kualifikasi hingga Raih Medali Emas

Ia juga memberi kiat bagi para pemain muda. “Minimal belajar 2 jam per hari dan sering latihan tanding dengan lawan yang levelnya di atas kita. Turnamen rutin sangat membantu meningkatkan kemampuan,” ujarnya.

Menutup sesi, Indra Jayaatmaja kembali menegaskan harapannya terhadap gelaran tahun ini. “Kami harapkan Pekan Ngadu Kawani ini menjadi pesta prestasi dan pesta kreativitas di Kabupaten Sumedang,” ucapnya.

Rangkaian Pekan Ngadu Kawani masih akan berlanjut dengan berbagai pertandingan hingga akhir Desember sebagai upaya mendorong kreativitas, sportivitas, dan prestasi pemuda Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button