TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Yudia Ramli yang baru menjabat 8 hari sebagai Pj Bupati Sumedang membuka langsung kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045 yang diikuti oleh semua Kepala Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD), tokoh masyarakat, perwakilan Organisasi Kemasyarakatan dan sejumlah pihak terkait lainnya di Aula Tampomas Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS) Jawa Barat (Jabar), Senin (29/4/2024).
“Kegiatan Musrenbang RPJPD Kabupaten Sumedang merupakan dokumen perencanaan pembangunan makro yang berisi visi, misi dan arah pembangunan suatu daerah dalam kurun waktu 20 tahun.
Dokumen RPJPD juga merupakan kesepakatan dan komitmen kebijakan yang mengikat. Namun fleksibel dalam tahapan pelaksanaannya.
Sehingga, sejatinya RPJPD menjadi tahap dasar bagi siapapun termasuk bagi para calon kepala daerah dalam merumuskan visi dan misi dalam rangka membangun suatu daerah. Termasuk di Sumedang saat ini,” kata Yudia.
Menurut Yudia, RPJPD sekarang berbeda dari sebelumnya. Mengingat, harus ada keselarasan antara Daerah sampai Pemerintah Pusat.
“Musrenbang RPJPD ini juga melibatkan semua komponen masyarakat. Rencananya, penyusunan dokumen RPJPD ini harus selesai Agustus 2024,” terangnya.
Selain itu, sambung Pj Bupati, melalui kegiatan Musrenbang RPJPD ini juga, dirinya menginginkan adanya komitmen antara Pemda Sumedang yang melibatkan semua Kepala SKPD untuk Kabupaten Sumedang lebih baik lagi kedepannya.
“Apalagi saat ini ada target yang harus dicapai sebagaiman arahan Presiden RI yakni, penanganan kemiskinan ekstrem agar terus menurun. Kami diberi waktu hingga Desember 2024 nanti. Saat ini, tercatat 6.370 orang di Sumedang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem. Inilah tantangan yang harus segera ditangani serius oleh Pemda Sumedang,” tukas Pj Bupati Sumedang, Yudia Ramli. (*)
