Sumedang – Sudah lima hari Tata (79), seorang lansia yang merupakan warga Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang, hilang saat berada di kawasan Puncak Manik, kaki Gunung Tampomas, Rabu (17/9/2025). Hingga saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian, namun korban belum juga ditemukan. Titik terang baru muncul setelah petugas mendapati sepasang sandal yang diduga kuat milik Tata.
“Pencarian hari kelima menemukan barang bukti sandal yang disinyalir milik korban. Dari situ, tim gabungan mempersempit area dan fokus melakukan penyisiran ke arah barat Gunung Tampomas dengan radius dua kilometer,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumedang, Hendar saat dikonfirmasi Tahu Ekspres, Senin (22/9/2025).
Menurut Hendar, proses pencarian di lapangan sempat terkendala komunikasi karena vegetasi yang rapat.
“Komunikasi antartim agak terhambat akibat medan yang ditumbuhi vegetasi rapat. Kami mengambil langkah cepat dengan mengirim satu unit mobil komunikasi dari Mako Basarnas ke lokasi operasi,” jelasnya.
Ia merinci, BPBD Sumedang menurunkan satu unit mobil double cabin lengkap dengan tandu, tali, serta perlengkapan lainnya bersama enam personel. Sementara itu, Basarnas menurunkan satu unit mobil double cabin dilengkapi thermal drone, satu unit mobil komunikasi dengan tiang pemancar repeater, serta delapan personel.
“Kepala Desa juga mengerahkan masyarakat sekitar sebanyak 25 orang untuk membantu pencarian,” tambah Hendar.
Dengan seluruh dukungan tersebut, total kekuatan yang terlibat dalam operasi SAR hari kelima mencapai 39 orang.







