CuacaPeristiwa

Longsor Timbun Akses ke Suriamukti Surian dan Sebabkan Listrik Padam, BPBD Sumedang: ‘Akibat Cuaca Ekstrem’

Sumedang – Akses menuju Desa Suriamukti, Kecamatan Surian, Sumedang tertutup usai longsor menerjang kawasan Dusun Cilengkrang pada Minggu (30/11/2025) malam sekitar pukul 20.30 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang menyebutkan penyebab longsor adalah cuaca ekstrem berupa hujan deras yang terus-menerus sehingga material tanah, batu, dan pepohonan menutup jalan sepanjang sekitar 40 meter dan menyeret dua tiang listrik PLN.

Baca Juga :  Diguyur Hujan, 5 Bencana Longsor dan Pohon Tumbang Terjadi di Sumedang

BPBD Sumedang menyebutkan, longsor di Suriamukti tersebut diduga dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah itu tanpa henti.

“Muhun (iya),” kata Kabid Darlog BPBD Sumedang, Hendar, saat dikonfirmasi dan ditanyai Tahu Ekspres terkait penyebab longsor di Suriamukti, Kecamatan Surian, Selasa (2/12/2025).

Jalur menuju Desa Suriamukti tertutup material longsoran sehingga kendaraan roda empat tidak bisa melewati jalur tersebut.

Baca Juga :  Irigasi Jebol, Banjir Rendam Rumah, Sawah dan Kolam Ikan di Jatihurip Sumedang

“Akses dari Jingkang menuju Desa Suriamukti masih tidak bisa dilalui kendaraan roda 4. Material longsoran menutup seluruh badan jalan dan tidak ada jalur alternatif ke desa,” tambahnya.

Hendar melanjutkan, longsor juga merusak jaringan listrik tegangan tinggi yang tertimpa material.

“Saat ini listrik di wilayah terdampak masih padam karena PLN sedang melakukan perbaikan jalur,” ujarnya.

BPBD Sumedang telah melakukan asesmen lokasi pada Selasa pagi dan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk penanganan lanjutan.

Baca Juga :  Longsor Melanda Kampung Cilengkarng Watan, Akses Jalan Sempat Terputus

“Kami merekomendasikan penggunaan alat berat untuk membersihkan material karena volumenya cukup besar,” jelas Hendar.

Selain BPBD, unsur TNI, PLN, aparat desa, dan warga terlibat dalam penanganan awal. BPBD juga mengimbau masyarakat tidak melintas saat hujan deras karena potensi longsor susulan masih ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button