Sumedang – Curah hujan sangat deras yang mengguyur Desa Banyuresmi, Kecamatan Sukasari, pada Senin (08/12/2025) sekitar pukul 14.30 WIB memicu longsor di lima titik berbeda. Akses jalan warga terputus, sejumlah rumah terdampak, serta lahan persawahan mengalami kerusakan cukup luas.
“Babinsa Koptu Didin menerima laporan dari warga telah terjadi longsor di beberapa titik di wilayah Banyuresmi dan Babinsa langsung meninjau dan cek lokasi terjadinya tanah longsoran di wilayah, kemudian melaporkan ke pimpinan (Danramil 1004/TJS). Kami pun segera membuka akses jalan yang tertutup tanah longsoran dan menghimbau kepada warga agar berhati-hati karena hujan masih berlanjut,” ujar Danramil Tanjungsari.
Longsor pertama terjadi di Dusun Malaka RT 02 RW 06, menutup gang utama yang menjadi satu-satunya akses warga. Sekitar 30 kepala keluarga terisolasi akibat gang tersebut tidak bisa dilalui. Material longsoran juga menutup setengah badan jalan utama desa.
Di Dusun Ciawitali RT 04 RW 03, hujan deras menyebabkan luapan sungai yang tidak terbendung sehingga memicu longsor. Jalan desa tertutup material tanah dan sawah siap tanam seluas kurang lebih 200 bata mengalami kerusakan.
Wilayah Dusun Lampegan turut terdampak di tiga titik berbeda. Longsoran mengenai dapur rumah milik warga bernama Ade Ogot dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp 5.000.000. Dua longsor lainnya terjadi di belakang rumah warga atas nama Ibu Yoyoh dan Oman, yang meningkatkan potensi bahaya susulan karena posisinya berdekatan dengan permukiman.
Akibat kejadian ini, beberapa akses vital seperti jalan penghubung Banyuresmi–Genteng serta jalur warga Ciawitali–Nyampai tertutup dan belum dapat dilalui. Lahan pertanian warga juga mengalami kerusakan akibat luapan air yang merendam area sawah siap tanam.
Meski tidak ada korban jiwa, tingkat kerawanan longsor susulan masih tinggi mengingat kondisi tanah yang labil dan intensitas hujan yang belum menurun. Babinsa bersama warga telah melakukan pembersihan awal di sejumlah titik dan memastikan akses darurat bisa dibuka kembali.
Dalam laporan resmi, Babinsa juga telah melaporkan kondisi di lapangan kepada Danramil dan melakukan pembersihan material longsor bersama masyarakat. Upaya antisipasi dan pemantauan lanjutan terus dilakukan untuk mencegah dampak yang lebih besar apabila hujan kembali turun.







