PLN Sumedang Imbau Masyarakat Waspadai Pohon Didekat Jaringan Listrik
TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Menebang pohon mungkin terlihat seperti pekerjaan biasa, namun jika dilakukan sembarangan dan dekat jaringan listrik, bisa berakibat fatal.
Aktivitas ini menyimpan risiko besar, mulai dari tersengat listrik, korsleting yang bisa berakibat kebakaran, hingga padamnya aliran listrik yang berdampak luas kepada masyarakat.
Manager PLN UP3 Sumedang, Ramdani Agustiyansah menegaskan, jika masyarakat ingin menebang pohon yang berdekatan dengan jaringan listrik, wajib berkoordinasi dengan petugas PLN terlebih dahulu.
“Beberapa kejadian di lapangan menunjukkan bahwa masyarakat masih banyak yang belum menyadari bahaya tersebut.
Pohon mempunyai kandungan air yang mampu menjadi penghantar listrik.
Saat pohon tumbang dan menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi, aliran listrik dapat mengalir melalui batang pohon dan sangat berbahaya apabila tersentuh. Bahkan, bisa menyebabkan luka bakar serta mengancam jiwa,” ucap Ramdani Agustiyansah kepada wartawan di Sumedang Jawa Barat (Jabar), Selasa (15/7/2025).
Ramdani juga menyampaikan beberapa hal penting kepada masyarakat yakni,
1. Tidak menebang pohon yang berada dalam jarak aman dari kabel listrik (biasanya radius 3 meter atau lebih).
2. Menghubungi unit PLN terdekat atau melalui aplikasi PLN Mobile untuk memperoleh bantuan penebangan, jika melihat pohon yang dirasa membahayakan jaringan.
3. Tidak menyentuh atau mendekati kabel yang terlihat kendur atau terkena pohon.
Di tempat berbeda, General Manager PLN UID Jawa Barat Tonny Bellamy menyampaikan, PLN memiliki tim khusus yang dapat membantu mendampingi proses penebangan pohon agar tetap aman.
Selain melindungi keselamatan jiwa, langkah ini juga mencegah terjadinya gangguan pada pasokan listrik yang dapat berdampak pada ratusan hingga ribuan pelanggan.
“Jangan ragu, bahkan wajib untuk menghubungi PLN saat akan menebang pohon terutama yang dekat jaringan listrik.
Apabila sudah menimpa kabel jaringan, dan listrik mengalir melalui batang pohon, maka sistem pengaman jaringan listrik akan otomatis mematikan aliran listrik.
Akibatnya adalah masyarakat akan mengalami padam listrik, hal ini tentu sangat merugikan karena terhentinya aktivitas.
Oleh sebab itu, kesadaran masyarakat juga sangat dibutuhkan demi menjaga keselamatan bersama dan keandalan sistem kelistrikan,” pungkasnya. (*)







