Empat Kades PAW dan Satu Penjabat Dilantik, Bupati Sumedang: ‘Proses Demokrasi Berjalan Aman dan Damai’
Sumedang – Pemerintah Kabupaten Sumedang melantik empat kepala desa hasil pergantian antarwaktu (PAW) dan satu penjabat kepala desa yang menggantikan kepala desa sebelumnya karena meninggal dunia. Pelantikan tersebut berlangsung di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang, Senin (29/12/2025), dan berjalan lancar, aman, serta damai.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, pelantikan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa akibat pergantian antarwaktu dan meninggal dunia. Ia menegaskan proses demokrasi di tingkat desa di Kabupaten Sumedang berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah, hari ini saya melantik empat kepala desa yang pergantian antarwaktu dan ada yang penjabat karena meninggal dunia. Ini merupakan sebuah proses demokrasi yang berjalan dengan lancar, aman, dan damai, dan itulah ciri khas dari Sumedang,” ujar Dony Ahmad Munir saat diwawancarai awak mediamedia pasca prosesi pelantikan.
Ia menyampaikan bahwa pelantikan tersebut menghasilkan kepala desa baru di empat desa yang akan melanjutkan sisa masa jabatan masing-masing. Atas nama pemerintah daerah, ia pun mengucapkan selamat sekaligus menitipkan pesan agar para kepala desa meluruskan niat dalam menjalankan amanah kepemimpinan.
“Menghasilkan kepala desa yang baru di empat desa ini dari pergantian antarwaktu untuk melanjutkan sisa masa jabatannya. Tentunya atas nama pemda, saya mengucapkan selamat kepada yang dilantik, dan saya titip tadi, luruskan niatnya bahwa kepemimpinan menjadi bagian dari ibadah,” katanya.
Keempat kepala desa tersebut dilantik melalui mekanisme pergantian antarwaktu untuk melanjutkan sisa masa jabatan. Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menekankan pentingnya tekad dan komitmen kuat dari para kepala desa dalam memajukan wilayahnya dengan berorientasi pada masyarakat.
“Harus punya tekad yang kuat untuk memajukan desanya, dimulai dari masyarakatnya, memberdayakan masyarakat, dan melindungi warga desanya, dengan cara terus belajar, memiliki pengetahuan, bekerja berdasarkan data, serta punya keberanian untuk memajukan desa dengan inovasi dan sebagainya,” ucapnya.
Adapun Kepala Desa antarwaktu yang dilantik yakni Gunawan Sumitro sebagai Kepala Desa Ranggasari Kecamatan Surian, Warya Supriatna sebagai Kepala Desa Kamal Kecamatan Tanjungmedar, Dede Andri Nurjaman sebagai Kepala Desa Conggeang Wetan Kecamatan Conggeang, serta Suryatna sebagai Kepala Desa Ganeas Kecamatan Ganeas. Selain itu, Aziz Sjaefudin dilantik sebagai Penjabat Kepala Desa Cikoneng Kecamatan Ganeas.
Ia juga meminta agar berbagai persoalan di desa dapat segera ditangani, terutama yang berkaitan dengan kemiskinan, stunting, ekonomi, dan pengangguran.
“Terakhir, persoalan yang ada di desa harus bisa diselesaikan. Seperti apa? Kemiskinan, stunting, ekonomi, misalnya pengangguran, itu harus secepatnya diselesaikan,” tuturnya.
Selain itu, perhatian terhadap lingkungan menjadi salah satu fokus yang ditekankan dalam kepemimpinan di desa.
“Bagaimana menjaga lingkungan dengan penghijauan, kemudian mencegah bahaya-bahaya banjir, longsor, dan sebagainya,” pungkasnya.







