BisnisPendidikanSiturajaSumedang

Dari Kampus ke Desa Mahasiswa KKN-T Inovasi IPB Gelar Workshop UMKM Go Digital di Situraja

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Kecamatan Situraja tahun ini diawali dengan cara yang berbeda. Bukan dengan perlombaan rakyat atau pawai kemerdekaan, melainkan melalui sebuah kegiatan edukatif dan berdampak langsung bagi masyarakat: workshop bertema “UMKM GO DIGITAL: Bangun Citra Produk dan Pasarkan Lebih Luas.”

Workshop ini merupakan inisiatif dari mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University yang sedang melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Situraja sejak Juli 2025. Dengan dukungan dari pemerintah desa dan kecamatan, kegiatan ini menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan tak hanya dirayakan, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk peningkatan kapasitas masyarakat desa, khususnya para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Puluhan pelaku usaha lokal mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Mereka mendapatkan pembekalan mulai dari konsep dasar branding, pembuatan logo usaha, hingga strategi pemasaran digital yang sederhana namun efektif. Pemanfaatan platform digital seperti media sosial dan marketplace menjadi salah satu fokus utama dalam pelatihan.

Baca Juga :  Mahasiswa P2MB Desa Cibitung Dukung Gerakan DASHYAT Atasi Stunting

Materi disampaikan oleh Drs. Rudy Rakhmat Abdullah, MPSSp., seorang pendamping UMKM dari Kabupaten Sumedang yang sudah berpengalaman mendampingi berbagai pelaku usaha lokal. Penyampaian yang komunikatif dan dipenuhi contoh nyata membuat peserta mudah memahami setiap materi yang diberikan.

“Banyak UMKM punya produk yang berkualitas, tapi belum tahu bagaimana membangun citra yang kuat. Branding dan packaging itu bukan cuma soal tampilan, tapi tentang bagaimana menyampaikan nilai produk kepada pelanggan,” ujar Rudy.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai jenis usaha, mulai dari makanan ringan, kerajinan, hingga produk herbal rumahan. Sebagian besar dari mereka mengaku baru pertama kali mendengar istilah seperti brand positioning atau diferensiasi produk. Namun berkat pendekatan yang sederhana dan langsung ke praktik, mereka merasa terbantu dan termotivasi.

Baca Juga :  Gaduh Penerima Bansos Tak Tepat Sasaran, Ketua APDESI Sumedang Angkat Bicara

“Biasanya saya cuma jualan ke tetangga dan kenalan lewat WhatsApp. Tapi sekarang saya jadi tahu bisa pakai Shopee atau Instagram, dan caranya ternyata enggak serumit yang saya kira,” ungkap Yanti, salah satu pelaku UMKM Desa Situraja.

Yang membuat workshop ini semakin istimewa adalah keterlibatan langsung para mahasiswa dalam mendampingi peserta secara personal. Mereka tak hanya memberikan teori, tetapi juga membantu secara teknis seperti mendesain logo, memotret produk untuk kebutuhan promosi, serta mengisi formulir OSS untuk pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB). Mereka juga mendampingi proses pendaftaran sertifikasi halal dan izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT), serta pembuatan toko digital di platform Shopee.

“Kami ingin kegiatan ini bukan hanya sebagai pembuka HUT RI, tetapi juga sebagai gerakan perubahan. UMKM Desa Situraja punya potensi besar, tinggal perlu dipoles dan diarahkan,” ujar Pandu Arga Kusuma, mahasiswa KKN-T IPB sekaligus pendamping UMKM lokal.

Baca Juga :  FEB FEST VOL.3 UNSAP Hadirkan Beragam Lomba hingga Job Fair, Libatkan Pelajar dan Masyarakat

Workshop ini bukan sekadar acara pembuka seremonial, melainkan menjadi titik awal perubahan bagi UMKM di Situraja. Dalam momen peringatan kemerdekaan, kegiatan ini memberikan makna baru tentang arti merdeka. Merdeka dari keterbatasan akses informasi, dari rasa takut akan teknologi, dan dari ketertinggalan dalam persaingan pasar yang semakin digital.

Kehadiran mahasiswa KKN-T IPB University membawa angin segar bagi pemberdayaan masyarakat desa. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat menunjukkan bahwa perubahan bisa dimulai dari desa, dari langkah-langkah kecil yang dikerjakan bersama dengan niat dan semangat yang besar. Dengan pelatihan ini, Situraja membuktikan bahwa semangat kemerdekaan bisa terwujud dalam bentuk yang paling konkret meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button