
WADO, Sumedang – Jalan yang menghubungkan antara Malangbong Kabupaten Garut dan Wado Kabupaten Sumedang memiliki banyak cerita.
jalan yang menanjak curam serta berkelok membuat ini menjadi momok menakutkan bagi para pengendara terutama mobil besar, tanjakan ini berlokasi di Dusun Cilangkap, Desa Sukajadi Kecamatan Wado Kabupaten Sumedang
Baru-baru ini, terjadi kecelakaan maut mobil Elf yang membawa rombongan peziarah di lokasi ini pada Sabtu malam (1/11/2025), bukan hanya sekali Salah satu tragedi terfatal yang pernah terjadi di jalur ini adalah kecelakaan bus rombongan siswa pada Maret 2021 yang menewaskan 30 orang dari 66 orang penumpang.
Tanjakan sepanjang 2 kilometer ini melintasi 3 desa Desa Cikareo Selatan, Desa Sukajadi, dan Desa Cilengkrang kontur yang berkelok membuat tanjakan ini sukar untuk dilewati terutama menurun dari arah Malangbong Garut.
Tak hanya itu dari data yang dihimpun tanjakan ini sudah sering terjadi kecelakaan sejak dahulu salah satunya truk yang ditumpangi grup kesenian calung, Ki Jebrag Group masuk ke jurang pada tahun 1980 hingga menewaskan pimpinan serta kru dari group calung tersebut.
Pembangunan jalan Malangbong – Wado ini bermula saat banjir menerjang sekitaran Wado dan membuat akses jalan terputus. Tertulis pada Surat Kabar Het Nieuws Van Den Dag Voor Nederlanssch-Indie yang terbit Senin, 6 Juli 1931
“Ini menyangkut pemulihan jalur yang terputus karena jembatan kayu di Wado tersapu banjir beberapa bulan lalu.” Yang berarti “Ini mencakup pemulihan jalur yang terputus karena beberapa bulan lalu sebuah jembatan kayu di Wado jebol disapu banjir”
Hingga saat ini jalur tersebut masih digunakan dan menjadi jalur utama penghubung antara Wado dan Malangbong.







