Peristiwa

Longsor Saat Buruh Kuli Gali Tanah di Cisempur Jatinangor, Enam Korban Tertimbun

Sumedang – Bencana alam longsor terjadi di kawasan Shakghan Butik RW 01, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan enam orang buruh kuli menjadi korban.

Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya, mengatakan longsor terjadi saat para korban tengah melakukan aktivitas penggalian tanah di lokasi kejadian.

“Berdasarkan laporan sementara, kejadian terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu satu orang berada di atas dan merasakan adanya pergeseran tanah, sementara enam orang lainnya sedang menggali di bawah. Tak lama kemudian terjadi longsor yang menimpa para korban,” ujar AKP Awang, Jumat (2/1/2026).

Baca Juga :  Inilah Daftar Nama Korban Longsor Cisempur Jatinangor

AKP Awang menjelaskan, lahan tempat terjadinya longsor diketahui milik Irvan Muhammad Ali, warga Jakarta Selatan. Adapun enam korban yang terdampak merupakan buruh kuli dengan identitas masing-masing atas nama Dian, Evan, Ujang, Ade Hilir, Hery, dan Ahmid.

Baca Juga :  Longsor di Cisempur Jatinangor, 3 Pekerja Selamat dan 4 Masih Dicari

“Dari enam korban tersebut, sementara ini dua orang dinyatakan selamat. Satu korban sudah dievakuasi ke Puskesmas Cisempur dan satu korban masih dalam proses evakuasi. Dua korban lainnya diduga meninggal dunia dan belum dievakuasi, sedangkan dua korban masih dalam pencarian,” jelasnya.

Petugas gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat dan proses evakuasi. Tim yang terlibat antara lain Basarnas Jawa Barat, BPBD Kabupaten Sumedang, Polres Sumedang, Polsek Jatinangor, Brimob Polda Jabar, TNI, Satpol PP, serta tenaga medis dari Puskesmas Cisempur.

Baca Juga :  Lokasi Longsor Cisempur yang Tewaskan 4 Pekerja Direncanakan Jadi Lapangan Mini Soccer

“Polisi telah mengamankan lokasi kejadian, melakukan pendataan saksi, serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat proses evakuasi dan penanganan korban,” kata AKP Awang.

Hingga saat ini, proses evakuasi masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan mempertimbangkan kondisi tanah yang labil di lokasi longsor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button